Breaking News:

Kawasan Tertib Lalu Lintas

Dua Jalan di Pusat Kota Ambon Ini Jadi Kawasan Tertib Lalu Lintas

Polda Maluku meluncurkan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kota Ambon, Rabu (7/4/2021).

Adjeng Hatalea
Peluncuran Kawasan Tertib Lalu Lintas di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Rabu (7/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Polda Maluku meluncurkan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kota Ambon, Rabu (7/4/2021).

Dua ruas jalan di pusat kota ditetapkan menjadi KTL. Yakni, ruas Jl. A. Y. Patty dan ruas Jl. Slamet Riyadi.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri mengatakan, dia ruas jalan KTL itu ditetapkan berdasarkan Peraturan Wali Kota Ambon No 13 Tahun 2021 dan telah melalui proses studi kelayakan yang melibatkan pemangku kepentingan terkait di Kota Ambon, Maluku.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri saat diwawancaraiusai acara peluncuran Kawasan Tertib Lalu Lintas di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Rabu (7/4/2021)
Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri saat diwawancaraiusai acara peluncuran Kawasan Tertib Lalu Lintas di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Rabu (7/4/2021) (Adjeng Hatalea)

“Semua ini melalui proses studi kelayakan, melalui FGD, melibatkan forum lalu lintas di tingkat Kota/provinsi, perguruan tinggi, TNI dan unsur masyarakat sebagai pengamat transportasi dan kebijakan public, pakar psikologi,” jelas Refdi saat diwawancarai usai acara peluncuran di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Jl. Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon.

Baca juga: Musrenbang, Wawali Ambon Harap Mampu Wujudkan Pembangunan Kota yang Dinamis

Baca juga: Di Maluku, Seluruh Imam dan Pengurus Masjid Akan Bahas Panduan Ibadah Selama Ramadhan

Baca juga: Pemkot Ambon Lakukan Simulasi Sekolah Tatap Muka Setelah Lebaran Idul Fitri

Adapun KTL ini merupakan sebuah kawasan yang dibentuk, dibina serta diawasi untuk mencerminkan dan mengimplementasikan bagaimana lalu lintas yang baik dan benar berjalan di Kota Ambon.

Namun, lanjut dia, pengawasan tidak hanya dilakukan di dua ruas jalan itu saja.

Kedua ruas jalan tersebut menjadi pilot project yang rencananya akan dibentuk di kabupaten/kota lainnya di Maluku.

“Jadi, jangan sampai ini dimaknai bahwa kita hanya tertib pada dua ruas jalan ini saja, tidak. Semua jalan kita harus tertib,” sambungnya.

Dia berharap, dengan ditetapkannya KTL di Ambon, baik keamanan, ketertiban, kelancaran serta keselamatan berlalu lintas bisa terawasi dengan baik dan benar.

“Lalu lintas ini adalah urat nadi kehidupan, cermin budaya kita. Semua masyarakat di Maluku, harus paham betul apa yang menjadi kewajiban kita ketika kita punya kendaraan bermotor,” pungkasnya. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved