Breaking News:

Maluku Hari Ini

Soal Panduan Ibadah dari Menteri Agama, Ini Langkah Kemenag Maluku

Ia mengatakan pemanggilan itu sangatlah penting agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda dari Masjid di tiap Kabupaten dan Kota

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Jamaluddin Bugis 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Jamaluddin Bugis akan memanggil seluruh Imam beserta Pengurus  Masjid dari tiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku untuk menindak lanjuti edaran dari Menteri Agama.

Kepada TribunAmbon.com, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku, Jamaluddin Bugis, mengatakan pihaknya akan dengan gencar mensosialisasikan edaran tersebut.

“Nanti akan kami panggil seluruh Imam dan pengurus masjid dari tiap Kabupaten dan Kota agar semaksimal mungkin dapat menjalankan apa yang sudah menjadi amanah dari pusat,” katanya saat di temui TribunAmbon.com di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Maluku, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (6/4/2021) siang.

Ia mengatakan pemanggilan itu sangatlah penting agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda dari Masjid di tiap Kabupaten dan Kota.

“Saya panggil, karena kalau Cuma diedarkan nantinya mereka punya penafsiran masing-masing, akhirnya tidak satu komando,” ujarnya.

Baca juga: Panduan Ibadah di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Berikut Isi Surat Edaran dari Kemenag

Surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas itu berisi tentang panduan beribadah umat Islam di bulan suci Ramadhan. Secara garis besar, dalam edaran itu, kegiatan Ibadah di masjid akan dibatasi kapasitasnya hanya untuk 50% Jemaah saja.

Saat ditanya terkait persiapan apa yang akan dilakukan Kementrian Agama Provinsi Maluku terkait edaran tersebut, Bugis mengatakan pihaknya hanya berfungsi sebagai penerus amanah dan sosialisasi saja kepada masyarakat.

“Tugas kami hanya menyampaikan amanah dari pusat, terkait teknisnya, itu nanti orang-orang yang ada di lapangan,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved