Breaking News:

Kebakaran di Kilang Minyak Balongan

30 Menit Sebelum Tangki Pertamina Meledak, Warga Gelar Aksi Protes Akui Sesak Napas akibat Bau Gas

Sebelum munculnya ledakan di kilang minyak Pertamina RU VI Balongan Indramayu, warga merasakan sesak nafas akibat bau gas yang menyengat.

ISTIMEWA
Kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin (29/3/2021). 

TRIBUNAMBON.COM - Sebelum munculnya ledakan di kilang minyak Pertamina RU VI Balongan Indramayu, warga merasakan sesak nafas akibat bau gas yang menyengat.

Bahkan ada sekitar 50 warga yang menggelar unjuk rasa, memprotes bau gas yang menganggu pernafasan warga Desa Sukaurip blok Wisma Jati.

Puluhan warga Desa Sukaurip memprotes bau gas dan minyak yang bersumber dari Kilang Balongan, yang menyelimuti pemukiman mereka.

Bau gas tersebut sangat menganggu pernafasan warga sehingga meski tengah malam warga tetap menggelar unjuk rasa.

Rinto S, seorang petugas TNI Angkatan Darat yang berjaga di Desa Sukaurip mengungkapkan, ada sekira 50 warga desa yang menggelar unjuk rasa pada Minggu (28/3/2021) malam, sekira pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Detik-detik Kilang Minyak Balongan Terbakar, Ada Ledakan Bareng Petir, lalu Muncul Api Besar

Baca juga: Kebakaran Kilang Pertamina Balongan Belum Padam, Damkar Pastikan Api Tak Merambat ke Pemukiman Warga

"Sebelum ledakan kilang ada puluhan warga semalam demo jam 00.00 WIB. Demo dipicu bau minyak dan gas dari kilang. Demo sampai 00.30 WIB. Tiba-tiba (Kilang Balongan) meledak," ucap Rinto kepada tribunnews.com di Desa Sukaurip, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021).

Ledakan pertama terjadi pukul 00.45 WIB.

Tidak berselang 30 menit, terjadi ledakan kedua yang juga bersumber dari Kilang Balongan.

Desa Sukaurip blok Wisma Jati hanya berjarak 500 meter dari lokasi ledakan Kilang Balongan.

Rinto mengungkapkan, sejak Minggu malam sekira pukul 23.00 WIB, warga Desa Sukaurip resah lantaran pemukimannya diselimuti bau gas dan minyak.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved