Maluku Terkini
Berawal dari Nonton TV, Kini Pemuda Maluku Bikin Cajon Sendiri Versi Lokal
Brill yang juga musisi lokal ini, menyukai alat musik pukul seperti drum sejak berada di bangku sekolah menengah atas.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Merek cajon milik mereka dinamakan Zhamar Percussion dan dijual hingga ke Provinsi lainnya yakni Provinsi Papua, Papua Barat, NTT dan Maluku Utara.
Harga jual pun relatif lebih murah dibandingkan dengan pasaran yakni Rp 450 ribu hingga Rp 1.250 ribu tergantung dengan jenis cajon yang diinginkan.
Dia mengatakan, untuk terus bertahan di dunia bisnis musik seperti ini harus tekun dan teliti agar terus bertahan.
“Buat alat musik tidak mudah, apalagi pasar yang kecil, harus tekun dan giat sih karena semua orang bisa buat tapi tidak semua bisa bertahan,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/brill.jpg)