Breaking News:

Anggota DPRD Terjerat Narkoba

Sempat Absen Saat Dites Urin, Legislator Demokrat Maluku WZW Akhirnya Ditangkap Terkait Narkoba

Meski begitu, Timisella tidak dapat memastikan absennya Wellem karena sengaja menghindari pemeriksaan urin yang digelar BNNP Maluku bekerja sama denga

Courtesy / FB Wellem Zeva Wattimena
MALUKU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Wellem Zeva Wattimena ditahan aparat Satreskrim Polresta Ambon dan Pulau – Pulau Lease karena dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Wellem Zefah Wattimena yang ditangkap karena dugaan kepemilikan narkoba pernah tidak hadir saat tes urin yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku di Kantor DPRD.

“Dia tidak keliatan saat tes urin dilakukan di DPRD Desember 2020,” ujar Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Maluku, Abner Timisela di kantor BNNP, Karang Panjang, Ambon, Selasa (9/3/2021) siang.

Meski begitu, Timisella tidak dapat memastikan absennya Wellem karena sengaja menghindari pemeriksaan urin yang digelar BNNP Maluku bekerja sama dengan Kesekretariatan DPRD Provinsi itu.

Tes urine itu sendiri bertujuan mendeteksi secara dini penggunaan narkotika baik oleh pimpinan, anggota maupun seluruh pegawai secretariat DPRD.

Senin (8/3/2021) sore, Wellem ditangkap apparat Satreskrim Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease di Bandara Pattimura, Ambon.

Welem ditangkap dengan bukti satu alat hisap sabu.

Dia juga dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan tes urin.

“Alat hisap itu akan diuji lab di untuk mengetahui kadar narkoba,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien, Selasa.

Menurutnya, dua alat bukti itu sudah cukup untuk menahan yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan ditahan di Polresta,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai Kantor DPRD Maluku menyatakan Wellem hari ini tidak berkantor.

Dia pun mengaku sudah mendengar informasi penangkapan legislator itu.

“Oh soal itu, kita sudah tau. Orangnya tidak masuk hari ini,” ujar pegawai Kantor DPRD.

 


Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved