Breaking News:

Cuaca Buruk

Puluhan Rumah Warga di Seram Bagian Barat Terendam Banjir Rob

Banjir tersebut terjadi lantaran talut penahan ombak yang berada di samping pemukiman warga tidak dapat menampung debit air laut karena rusak.

Sumber: Imaken
Salah satu rumah warga di Dusun Uhe, Desa Iha, Seram Bagian Barat, Maluku terendam banjir rob, Rabu (3/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata

SBB, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan rumah warga di Dusun Uhe, Desa Iha, Seram Bagian Barat, Maluku terendam banjir rob.

Warga tidak dapat berbuat banyak selain pasrah melihat kondisi rumahnya yang penuh dengan air.

Banjir tersebut terjadi lantaran talut penahan ombak yang berada di samping pemukiman warga tidak dapat menampung debit air laut karena rusak.

Akibatnya air meluap hingga masuk ke pemukiman warga.

Kejadian ini sudah berlangsung tiga hari, terhitung Selasa (2/3/2021) sampai hari ini.

Imakhen Rf, salah seorang warga yang ikut terdampak banjir mengatakan, kejadian tersebut terjadi tiga kali berturut-turut dalam pekan ini.

“Pasang air laut ini kadang tiba siang hari menjelang sore sehingga meresahkan warga,” ujar dia melalui telepon, Kamis (4/3/2021) pagi ini.

Dia mengatakan, puluhan rumah terendam air dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter.

Baca juga: Waspada Angin Kencang di Kota Ambon dan 3 Kabupaten Lainnya Hari Ini

Baca juga: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Kota Ambon Hari Ini

Banjir rob yang disebabkan tingginya gelombang air laut itu menerjang rumah-rumah yang berada di pesisir pantai.

Namun, warga yang kebanjiran masih memilih bertahan di dalam rumah sambil menjalani aktivitas sehari-hari.

“Biasanya kalau air mau naik, semua barang ditaruh saja di atas kasur. Tidak ada yang mengungsi. Warga tetap bertahan disini,” kata Imakhen.

Dia mengaku, tidak ada satupun pihak pemerintah yang memperhatikan hal ini. Padahal, sebulan yang lalu banjir rob pernah terjadi.

Hal yang sama juga disampaikan Juwita Kaisupy. Perempuan hamil itu, berharap pemerintah segera bersikap mengatasi banjir rob yang kini selalu merendam rumah warga.

“Kami berharap pemerintah dapat sikapi masalah ini,” ucapnya. (*)

Penulis: Salama Picalouhata
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved