Breaking News:

Maluku Terkini

Terlambat Bayar Pajak Bisa Kena Sanksi Administrasi Hingga Rp 1 Juta

Kalau melewati batas akhir pelaporan, bisa dikenakan sanksi seperti tertuang di Pasal 7 Undang-undang Ketentuan Umum Perpajakan

Tangkap layar pajak.go.id
Lebih dari tanggal 31 Maret 2019, lapor SPT tahunan dikenai sanksi berupa denda Rp 100 ribu, berikut cara e-Filing lapor pajak online. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kantor Pelayanan  Pajak (KPP) Ambon menghimbau masyarakat untuk segera melakukan pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan baik wajib pajak pribadi maupun badan secepat mungkin.

"Lebih baik sedini mungkin, agar menghindari kerugian yang bisa didapat," kata Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan Pajak KPP Pratama Ambon, Sukotim, kepada TribunAmbon.com, Rabu (24/2/2021).

Dia melanjutkan, jika melapor lebih cepat dapat menghindari sanksi yang dikenakan apabila terlambat melapor.

“Kalau melewati batas akhir pelaporan, bisa dikenakan sanksi seperti tertuang di Pasal 7 Undang-undang Ketentuan Umum Perpajakan,” sambungnya.

Dalam pasal 7 menyatakan, wajib pajak badan yang telat menyampaikan SPT tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 1 juta.

Sedangkan untuk wajib pajak orang pribadi yang telat menyampaikan SPT tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 100 ribu.

Pelaporan pajak lebih cepat juga dapat menghindari kemungkinan sistem yang bermasalah karena diakses oleh banyak individu, lanjut Sukotim.

“Takutnya kalau di akhir-akhir jaringannya penuh jadi agak lambat,”katanya.

Baca juga: Besok, Kantor Pajak Ambon Akan Laporkan SPT Tahunan di Rumah Dinas Gubernur

Ia mengingatkan, saat ini pelaporan SPT tahunan juga dilakukan melalui online yakni melalui aplikasi e-Filing.

“Di kondisi saat ini kita membatasi orang yang datang, menghindari kerumunan juga jadi pelaporan bisa dilakukan secara online dimana saja kapan saja,” ujarnya.

Katanya, saat ini masyarakat juga sudah banyak melakukan pelaporan SPT melalui e-Filling.

Dia pun menginformasikan, batas pelaporan wajib pajak sampai bulan maret tepatnya pada tanggal 31 Maret 2021 depan.

“Diharapkan wajib pajak bisa segera melapor, lebih cepat lebih baik,” imbuhnya. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved