Breaking News:

Maluku Terkini

Pendapatan Ojek Pangkalan di Ambon Menurun Selama Pandemi Corona, Sehari Hanya Rp 20 Ribu

Pendapatan setiap hari yang bisa menghidupi diri dan keluarga di rumah, menurun secara drastis. 

Lukman Mukaddar
Sejumlah tukang ojek pangkalan tampak menunggu penumpang di Pangkalan Ojek kawasan Hotel Cantika Ambon, Galunggung, Kecamatan Sirimau, Ambon. Senin (22/2/2021). 

Laporan Kontributor Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Tukang ojek pangkalan di Kota Ambon ikut merasakan dampak pandemi Corona Covid-19. Pendapatan setiap hari yang bisa menghidupi diri dan keluarga di rumah, menurun secara drastis. 

Biasanya dalam sehari, rata-rata tukang ojek pangkalan bisa mendapatkan 15-20 penumpang. Jumlah sebanyak ini, hanya dengan memarkir kendaraan di sekitar lokasi publik sejak siang hingga menjelang malam.

Namun sejak adanya pandemi, mereka hanya bisa mendapatkan Rp. 20.000 setiap harinya atau bahkan tidak sama sekali

"Sejak ada corona ini paling pulang ke rumah bawa uang Rp2 0.000 per hari, kadang juga kosong," kata Halizun (53), salah satu tukang ojek di Pangkalan Ojek Lampu Merah,Kelurahan Honipopu, Sirimau, Kota Ambon, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Update Corona di Maluku: Tambah 44 Positif dari Kota Ambon , Angka Kasus Mencapai 6789

Baca juga: Pandemi Covid-19 Diprediksi Belum akan Berakhir dalam 7 Tahun Berdasarkan Perhitungan Ilmiah

Zun mengaku, pendapatannya sangat berbeda jauh dengan sebelum pandemi. Sebelum virus corona mewabah, pendapatan Zun dan rekan-rekannya bisa hingga Rp100 ribu.

Ayah tiga anak itu mengatakan, pendapatannya menurun sejak enam bulan atau sejak pemerintah memberlakukan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar.

Hal itu juga dibenarkan tukang ojek lainnya.

"Kami pagi ini hanya baru mendapatkan dua penumpang dengan menghasilkan Rp20.000," ujar Malik (40), tukang ojek di Tanah Rata, Galunggung, Ambon.

Zun dan Malik serta rekan tukang ojek lainnya pun hanya berbincang sembari menunggu penumpang. Mereka berharap, virus corona cepat berakhir. (*)

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved