Breaking News:

Ambon Hari Ini

DPRD Ambon Ancam Panggil Paksa Alfamidi

Sebelumnya swalayan dengan puluhan cabang itu telah tiga kali mangkir dari panggilan wakil rakyat.

TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: Salah satu bangunan gerai Alfamidi di Jalan Tulukabessy, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Rabu (17/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon ancam panggil paksa manajemen Swalayan Alfamidi.

Langkah tegas itu akan dilakukan jika panggilan keempat masih tidak digubris Alfamidi.

“Undangan berikutnya akan dikirim Jumat mendatang, jika tidak hadir maka pihak Alfamidi harus dipanggil paksa karena ini merupakan pelecehan terhadap lembaga ini,” ujar anggota Komisi III DPRD Kota Ambon Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya swalayan dengan puluhan cabang itu telah tiga kali mangkir dari panggilan wakil rakyat.

panggilan pertama di akhir tahun 2020, panggilan berikutnya di Januari 2021 dan panggilan ketiga telah dilayangkan beberapa hari sebelum rapat yang dijadwalkan hari ini.

Leonard sempat geram dengan sikap mangkir Alfamidi itu. Dia pun menyebut Alfamidi tidak menghargai dewan perwakilan rakyat.

Baca juga: 3 Kali Mangkir, DPRD Ambon Sebut Alfamidi Tidak Hargai Dewan Terhormat

“Alfamidi sangat tidak menghargai lembaga yang terhormat ini,” sebut Leonard dengan suara keras ditengah rapat dalam rapat di ruang Komisi III.

Menurutnya, Alfamidi dengan sengaja tidak menghiraukan panggilan yang berulang kali dilayangkan DPRD.

Meski begitu, surat panggilan terakhir akan dikirimkan sebagai upaya prefentif DPRD.

Namun jika masih tidak dihiraukan, maka akan dipanggil paksa.

Diketahui pemanggilan swalayan Alfamidi berkaitan keberadaan unit usaha yang dianggap menyulitkan pelaku usaha mikro.

Pasalnya, posisi bangunan gerai berdekatan dengan kios-kios kecil milik UMKM di kawasan Kota Ambon.

Berdasarkan data dari Dinas PU Kota Ambon, sebanyak 43 bangunan gerai Alfamidi yang terhitung memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Angka itu belum termasuk gerai Alfamidi yang dibangun menggunakan bangunan milik orang lain. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved