Ambon Hari Ini
Warga Benteng Atas Ambon Keluhkan Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki
Jalan Gajah Atas di Benteng Atas, Kota Ambon, rusak parah, kerusakan telah berlangsung bertahun-tahun, diperparah minim penerangan.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Jalan Gajah Atas di Benteng Atas, Kota Ambon, rusak parah dan dipenuhi lubang sepanjang sekitar 160 meter sehingga mengganggu aktivitas warga.
- Kerusakan telah berlangsung bertahun-tahun, diperparah minim penerangan dan debu dari kerikil jalan yang terlepas.
- Warga dan sopir angkot mengeluh karena sering merusak kendaraan dan berharap pemerintah segera melakukan perbaikan.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Jalan Gajah Atas di kawasan Benteng Atas (Bentas), Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, mengalami kerusakan parah dan dikeluhkan warga.
Akses mobilitas yang menjadi jalan utama bagi masyarakat setempat itu kini penuh lubang dan menyulitkan aktivitas warga yang tinggal maupun sekadar melintas di kawasan tersebut.
Kerusakan jalan ini berdampak pada warga di empat rukun tetangga, yakni RT 01/RW 01, RT 02/RW 02, RT 03/RW 03, dan RT 04/RW 04.
Di kawasan tersebut juga terdapat sebuah rumah ibadah yang turut terdampak akibat kondisi jalan yang rusak.
Pantauan TribunAmbon.com, Selasa (20/1/2026), jalan sepanjang sekitar 160 meter itu dipenuhi lubang berdiameter sekitar 5–10 sentimeter yang tersebar hampir di seluruh badan jalan.
Selain itu, kerikil jalan yang terlepas menimbulkan debu beterbangan yang mengganggu kesehatan warga sekitar.
Mirisnya, kondisi tersebut telah dirasakan masyarakat selama bertahun-tahun.
Sejak pertama kali dibangun hingga kini rusak parah, jalan tersebut belum juga mendapat penanganan dari pemerintah.
Kondisi semakin diperparah dengan minimnya penerangan jalan. Warga hanya mengandalkan cahaya lampu dari rumah-rumah di sekitar jalan.
Salah seorang warga, Jhon Saptenno, menduga kerusakan terjadi karena material jalan yang sudah lama serta kualitas pekerjaan yang tidak sesuai standar.
“Kondisi jalan sudah lama tidak diperbaiki. Kualitas jalan tidak sesuai standar, jadi kalau hujan dan mobil lewat, tetap hancur,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia juga mengungkapkan bahwa warga yang melintas harus ekstra berhati-hati karena kondisi jalan berlubang dan berada di tanjakan.
“Katong (kami) hanya pakai lampu dari rumah-rumah ini saja. Kalau tidak ada orang dan lampu mati, orang lewat juga harus hati-hati,” bebernya.
Jhon berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
| Festival Ketupat di Dusun Talaga Kodok, Pemprov: Lestarikan Identitas Lokal |
|
|---|
| Soal Sengketa RM Padang, Kuasa Hukum Soplanit Sebut Laporan Keliru, Tantang Gugat ke Pengadilan |
|
|---|
| Baru Viral Beberapa Jam, Pelaku Pencurian di Halong Baru Ambon Langsung Diamankan Polisi |
|
|---|
| Hak Jawab Ahli Waris Jozias: Putusan MA Tak Pernah Tetapkan Arnold Wattimena Pemilik Sah 20 Dati |
|
|---|
| Meski Pemerintah Dinilai Lambat, Warga Apresiasi Perbaikan Lubang Selokan di Perempatan Amboina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jalan-rusak-benteng.jpg)