Breaking News:

Ambon Hari Ini

Dua Pekan, 2 Warga Meninggal di Teluk Ambon, Termasuk Kolonel Marinir Sahabat Jenderal Nono Sampono

Kolonel Marinir (Purn) Barzuweh (75) diduga tenggelam setelah terseret ombak saat berenang di pantai, tidak jauh dari kediaman Nono.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Nur Thamsil Thahir

1. Tim SAR Ambon Serahkan Jenazah Nelayan Latuhalat ke Keluarga

NELAYAN NUSAWINE - kerabat, keluarga dan tetangga di Kampung Airlouw, Negeri Nusawine, menyambut mayat Johan Watilete di bibir Pantai Latulahat, Nusaweine, Ambon, Minggu (14/2/2021). Watilete dinyatakan hilang sekiuar pukul 07.00 Wit, mayatnya ditemukan dalam oprasi SAR Ambon dan gabungan dengan warga.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari, mengkonfirmasikan penemuan jenazah warga Kampung Airlouw Rt 012/04 Negeri Nusaniwe ini melaut sendiri sekitar pukul 07.00 WIT.

"Tim sudah temukan dan dievakuasi ke kampung," katanya kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Minggu (14/2/2021) pukul 16.30 WIT.

SAR mengkonfirmasikan Johan diperkirakan terjatuh dari Long Boat dan hilang di sekitar perairan Dusun Airlow Desa Latuhalat (Kota Ambon) pada  Koordinat 03° 46.686‘ S – 128° 9.420’ E.

Sore ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Latuhalat setelah dilakukan penyerahan jenazah dari Basarnas ke keluarga korban.

Johan Watilete (48), nelayan yang dikabarkan tenggelam, Minggu (14/2/2021) pagi di perairan pantai Airlouw, Desa Latuhalat akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Tim evakuasi dari SAR Ambon menemukan mayat Johan Watilete sekiyar 1,2 mil laut dari garis pantai Nusawine, Teluk Ambon.

Korban ditemukan di kawasan perairan Latuhalat pukul 14.13 Wit, atau enam jam setelah dilaporkan hilang.

Watilete dilaporkan kerabatnya hilang setelah tiga jam melaut, Minggu (14/2/2021) pagi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Nelayan Negeri Nusawine Teluk Ambon Dilaporkan Hilang di Perairan Airlouw

Baca juga: Operasi Pencari Nelayan Nusawine, Tim SAR Ambon Kerahkan Rigid Inflabtable Boat  01

Seperti kebanyakan nelayan tradisional di Teluk Ambon dan Maluku, Watilete melaut seorang diri, sekiuar pukul 05.30 Wit.

Diberitakan sebelumnya, korban dikabarkan tenggelam setelah terjatuh dari atas long boat di kawasan pantai dusun Air Low, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Basarnas Ambon beserta warga setempat langsung melakukan pencarian setelah mendapat informasi itu.

Basarnas menggerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) berisi tujuh personil.

Sementara warga menggunakan tiga unit longboat untuk membantu pencarian.

Dalam sebulan terakhir di 2021, sudah dua korban meninggal di perairan Teluk Ambon.

Nelayan dari kampung Airlouw, Negeri Nusaniwe, hilang saat melaut di perairan Airlouw, dan Negeri Latuhalat, Teluk Luar Ambon, Kota Ambon, Maluku

Adalah Rein Watilette, kemenakan Johan yang kali pertama melaporkan kedian ini, sekitar pukul 10.30 Wit.

Dugaan sementara nelayan berusia 48 tahun ini hilang setelah terjadi dari perahu yang ditumpanginya. (*)

Halaman
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved