Breaking News:

Mahasiswa Unpatti Terbunuh di JMP

3 Rumah yang Diserang di Batukoneng-Poka Tak Jauh dari Lokasi Perkelahian Sein

Di sekitar kawasan inilah, sempat terjadi insiden saling maki, dan kejaran bermotor antardua kelompok pemuda sebelum insiden berdarah di JMP

1. KRONOLOGIS: Sempat Terjadi Adu Fisik, Sein Ratuanik dan Teman Wanitanya Dikejar 10 Motor di Poka

FLYER pengumuman Husin Ratuanik masuk 15 finalis Putra The Natsepa 2017. Almarhum Husin Suat atau Sein

Kematian Husin Suat atau akrab disapa Sein Ratuanik terungkap ke publik, Kamis (11/2/2021) siang, setelah beredar di facebook dan instagram.

Adalah rekannya, Aswinda Nilamsari Rusli (25), karyawan PT Angkasa Pura 1 Bandar udara Pattimura Laha, yeng pertama kali melaporkan kejadian ini di Mapolsek Teluk Ambon, kawasan Bundaran Unpatti atau sekitar 700 meter dari lokasi kejadian, JMP.

Dari Winda,  warga Negeri Laha Teluk Ambon, inilah terungkap kronologis pengeroyokan yang berujung kematian Uceng.

Winda adalah salah seorang teman Sein.

Kabarnya, Winda membonceng di kendaraan Sein.

Dari bahan keterangan tertulis kepolisian yang diperoleh TribunAmbon.com, terungkap awal insiden ini bermula saat Sein Ratuanik, pulang dari acara pegelaran musik peluncuran Rumah Produksi Literasi Belajar (Liar) di kawsan Lapangan Galunggung, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Sesuai acara, sekitar pukul 02.30 WIT, korban bersama rekan-rekannya menjemput kawannya, Gibran Tualeka (17 tahun), di Perumnas Waiheru Blok 3, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Gibran adalah pelajar SMA Negeri 11 Ambon dan tercatat sebagai warga kawasan Kebun Cengkeh Perempatan.

Sebelumnya, mereka mendapat kabar bahwa seorang rekannya dipukul, di Waeheru, kawasan Baguala.

Kepada seorang aparat di kawasan Pangkalan Udara Pattimura, Winda bercerita Sein dan Aswinda boncengan.

Ada tiga kendaraan lain rekan mereka yang mengikuti dari arah Galunggung menuju Waiheru.

Namun karena tak menemukan pemuda yang memukul Gibran, Sein dan rekannya langsung pulang.

Nah dalam perjalanan pulang inilah mereka diteriaki beberapa pemuda yang mangkal  di sekitar Jembatan LIPI dan Jembatan Weiguru, Kelurahan Poka.

Salah satu rekan korban berhenti.

Rekan Sein menanyakan kenapa mereka dimaki.

Adu mulut pun tak terhindarkan.

Bahkan dilaporkan sempat terjadi  adu fisik antara rekan korban.

Fauz Latuwamuri (21), salah seorang rekan Sein dilapaorkan, sempat menarik baju dan mendorong salah seorang pemuda di sekitar Jembatan Weiguruguru dan Jembatan LIPI Desa Poka.

Fauz adalah mahasiswa semseter 1 di Unpatti.

Dia tercatat sebagai warga Tantui, sekitar SMA Negeri 13 Ambon.

Rombongan Sein dan tiga sepeda motor melanjutkan perjalanan ke arah Kota, melalui Jembatan Merah Putih.

Namun insiden belum selesai.

Tak jauh dari kantor PLN Poka, mereka juga sempat dilempari kelompok pemuda lain.

Dalam perjalanan itulah, Sein terpisah dari iring-iringan kawannya.

Disebutkan, setidaknya ada 10 kendaraan roda dua yang dipakai para pelaku.

Aksi kejar-kejaran di jalan ini berlansgung cepat.

Korban dan rekan-rekannya tak menghiraukan.

Tepat di tanjakan JMP Poka, salah satu pemuda menendang kendaraan yang dikendarai Sein.

Tak kuasa mengendalikan motir matiknya, Sein dan Aswinda terjatuh.

Sein dan Aswinda hendak lari menyelamatkan diri.

Namun belum lagi menaiki kendaraan mereka, kelompok pemuda datang.

Penganianyaan pun terjadi.

Sein mengalami luka tusukan di punggung sebelah kiri.

Darah mengucur membasahi baju kedua korban.

Setelah para pelaku pergi, dengan menumpang angkot, Aswinda membawa Sein ke RS Bhayangkara, Tantui.

Namun dalam perjalanan, Sein meninggal dunia.

Sekitar pukul 05.00 WIT, Winda melaporkan insiden ini di Mapolsek Teluk Ambon. (*)

Halaman
Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved