Breaking News:

Mangrove Teluk Ambon

Hutan Mangrove di Pesisir Pantai Halong Ambon Dibabat, Anak Perintis Lingkungan Marah

Menurut Mince, kerja keras ayahnya untuk kepentingan bersama, terutama masyarakat pesisir pantai di kawasan itu tidak diindahkan pemerintah daerah.

Foto Istimewa
Tampak reklamasi di pesisir Pantai Halong Teluk Ambon. Hutan mangrove dibabat habis. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pengerusakan hutan mangrove di pesisir pantai Halong, Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon memicu kemarahan warga setempat.

Salah satunya, yakni Mince Selina Sinanu yang tidak lain adalah anak dari almarhum Dominggus Ledrick Sinanu, penjaga Hutan Mangrove Teluk Dalam.

Ini Lokasi itu Di Google Map, hutan ini masuk kawasan Mangrove Teluk Dalam, Halong, Kecamatan Baguala, sekitar 5 km dari pusat Kota Ambon. 

Menurut Mince, kerja keras ayahnya untuk kepentingan bersama, terutama masyarakat pesisir pantai di kawasan itu tidak diindahkan pemerintah daerah.

Sebagaimana diketahui, penanaman mangrove di kawasan tersebut telah dimulai dan dijaga sejak bertahun-tahun silam oleh perintis lingkungan, Dominggus Lendrik Sinahu bersama warga sekitar.

Hingga tahun 1981, Dominggus diberikan kepercayaan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di masa Pemerintahan Presiden Soeharto sebagai pemegang Kalpataru atas kerja keras dan usahanya melestarikan ekosistem laut Teluk Ambon.

Upaya itu juga bagian pencegahan erosi pantai.

Ekosistem Teluk Ambon Terancam Rusak, Reklamasi Jadi Penyebab Utama

Namun, perjalanan panjang perlindungan hutan mangrove diputus alat pembabat dan dijadikan tempat pengeringan.

Berawal dari postingan di salah satu akun di group Facebook Informasi Maluku yang menunjukan kondisi terkini pesisir pantai kawasan Halong, Mince menahan kemarahannya dari Negeri Jiran, Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved