Aparat Gabungan Bubarkan Kerumunan di Taman Pattimura Ambon saat Malam Tahun Baru
Aparat gabungan TNI/Polri membubarkan secara paksa kerumunan masyarakat di Taman Pattimura Kota Ambon
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea
TRIBUNAMBON.COM - Aparat gabungan TNI/Polri membubarkan secara paksa kerumunan masyarakat di Taman Pattimura Kota Ambon, Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 22.20 WIT.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Nugraha Simatupang menegaskan, tidak ada perayaan pergantian tahun baru 2021 di Kota Ambon, khususnya di kawasan Taman Pattimura.
“Malam ini tidak ada acara hiburan apapun. Semuanya kita fokus hanya pengamanan, dan memberikan rasa nyaman kepada warga Kota Ambon,” tegas Kapolresta saat diwawancarai di Taman Pattimura Ambon.
Dia memastikan, masyarakat Kota Ambon yang memadati kawasan taman itu hendak menghabiskan malam pergantian tahun.
Baca juga: 1853 Petugas Disiagakan Amankan Listrik saat Tahun baru 2021 di Maluku dan Maluku Utara
Padahal, sudah ada larangan perayaan tahun baru 2021 oleh Pemerintah setempat.
“Mereka mungkin mengira ada pesta kembang api di sini. Padahal kan tidak ada, dan hal itu sudah disampaikan baik oleh Pemerintah Kota maupun Provinsi,” sambungnya.
Dari pantauan TribunAmbon.com, Taman Pattimura yang berdekatan dengan Lapangan Merdeka itu sudah ramai dikunjungi warga sejak pukul 18.00 WIT.
Puncak ramainya di sekitar pukul 21.00 WIT.
Ratusan warga itu kemudian dibubarkan aparat gabungan TNI/Polri pada pukul 22.20 WIT.
Baca juga: Ini Ruas Jalan yang Disekat Jelang Malam Tahun Baru di Ambon
Aparat yang bertugas menghampiri warga dari bagian depan taman dengan menggunakan alat pengeras suara untuk menyampaikan imbauan agar segera meninggalkan taman.
Sebagian pengunjung melarikan diri ke arah patung Pattimura, namun sayangnya taman itu sudah dikepung oleh petugas.
Alhasil, mereka digiring untuk keluar dan dipantau hingga kembali ke kawasan masing-masing.
“Rata-rata anak muda yang ingin merayakan malam tahun baru di luar, tadi sudah kami himbau agar mereka kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.
"Kami monitor hingga mereka pulang ke rumah masing-masing,” terang Simatupang.
Baca juga: Ini Rekap Tindak Kejahatan yang Terdata Polresta Ambon di 2020
Sementara itu, untuk operasi pengamanan tahun baru 2021, setidaknya 1.033 aparat gabungan TNI/Polri yang disiagakan di pos-pos yang tersebar di Kota Ambon.
“Total operasi pengamanan tahun baru 1.033 sudah TNI/Polri, akan ditambahkan jika dibutuhkan,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/kerumunan-masyarakat-di-taman-pattimura-kota-ambon.jpg)