Breaking News:

Dua Hari Jelang Akhir Tahun 2020, Wali Kota Ambon Perketat Razia Protokol Kesehatan  

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, gencar melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

Penulis: C_amboina | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Insany)
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy razia warga tak pakai masker, dan melakukan Rapid Test di jalan hasilnya 8 warga reaktif.  

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Insany Syahbarwaty

TRIBUNAMBON.COM - Dua hari jelang akhir tahun 2020, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, gencar melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

Bahkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy terjun langsung memantau proses razia yang dilakukan satuan tugas Covid19 Kota Ambon  di jalan-jalan ramai yang dilintasi warga.

‘’Hari ini kita melakukan sosialisasi dan tindakan pencegahan dalam bentuk rapid test bagi mereka yang kedapatan tidak memakai masker,’’ jelas Louhenapessy kepada wartawan disela-sela pemantauan razia.

Menurutnya dari 40 yang terjaring razia dan rapid test di tempat hari ini, delapan orang diantaranya reaktif.

Delapan orang yang reaktif saat rapid test dalam razia hari ini langsung dikirim ke Rumah Sakit Valanten untuk diswab.

Baca juga: Wali Kota Ambon Siap Divaksin Pertama Kali Jika Memenuhi Syarat

Baca juga: Sebanyak 19 Hotel dan Delapan Restoran di Ambon Terima Hibah Pariwisata

Baca juga: Update Kasus Corona Indonesia 29 Desember 2020: Pasien Positif Bertambah 7.903 Orang

‘’Mereka terdata dengan KTP jadi jika hasilnya positif maka petugas akan jemput untuk diambil tindakan selanjutnya yakni dikarantina,’’ ungkap Wali Kota Ambon.

Richard Louhenapessy memastikan proses razia akan tetap digencarkan bahkan hingga saat malam tahun baru.

‘’Saya himbau masyakakat tidak perlu merayakan tahun baru dengan membeli petasan. Mending uangnya dipakai beli makanan bergizi untuk meningkat imunitas diri,’’ harapnya.

Wali Kota Ambon menegaskan akan membubarkan kerumunan masyarakat yang dianggap bisa menimbulkan klister baru saat malam tahun baru nanti. 

(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved