Breaking News:

Surat Hasil Rapid Test Dipalsukan, Terjual hingga Ratusan Formulir, Polisi Tangkap 3 Orang

Sejak beroperasi September 2020 lalu, para tersangka mengaku sudah menjual ratusan surat rapid test palsu kepada calon penumpang kapal laut.

KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL
Barang bukti pemalsuan surat rapid test dibeberkan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNAMBON.COM - Tiga orang tersangk pemalsuan surat hasil rapid test ditangkap oleh penyidik Polres Pelabuhan Tajung Perak Surabaya.

Uang senilai Rp 5.700.000 hasil dari pemalsuan surat rapid test diamankan sebagai barang bukti.

Jumlah tersebut hanyalah sebagian yang tersisa lantaran sebagian uang hasil penjualan surat rapid test palsu itu telah digunakan oleh tersangka.

Baca juga: H-3 Jelang Natal, Harga Daging Sapi dan Daging Ayam Segar Kota Ambon Mulai Bergerak Naik

Baca juga: Daftar Kekayaan Budi Gunadi yang Bakal Jadi Menteri Kesehatan, Total Capai Rp 161,7 Miliar

"Hasil penjualan surat rapid test palsu yang kami amankan hanya 5,7 juta, sisanya sudah dipakai oleh tersangka," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, dikonfirmasi Selasa (22/12/2020).

Sejak beroperasi September 2020 lalu, para tersangka mengaku sudah menjual ratusan surat rapid test palsu kepada calon penumpang kapal laut.

"Surat rapid test palsu dijual ke penumpang kapal laut tujuan Ambon, Maluku, Kalimantan, Sulawesi dan Papua," terangnya.

Keterlibatan sejumlah pihak sedang didalami oleh polisi, selain pihak penyedia jasa layanan kesehatan, perusahaan kapal laut hingga perusahaan biro perjalanan.

Baca juga: Profil Sakti Wahyu Trenggono, Kandidat Kuat Pengganti Edhy Prabowo Sebagai menteri KP

Baca juga: Sambut Hari Ibu, Presiden Jokowi Mengenang Ibunda yang Telah Tiada

Polisi menemukan formulir asli yang dikeluarkan pusat kesehatan di pelabuhan sebagai syarat membeli tiket.

"Formulir itu dikeluarkan jika calon penumpang sudah memiliki surat hasil rapid test," kata Ganis.

Seperti diberitakan, praktik pemalsuan surat hasil rapid test dibongkar di Surabaya.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved