Rabu, 17 Juni 2026

GMNI Minta Gubernur Maluku Tegur Keras Bupati SBB, Lantaran Dianggap Tak Hargai Adat

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) lakukan unjuk rasa didepan kantor Gubernur Maluku Senin, (30/11/2020).

Tayang:
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
GMNI gelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Gubernur Maluku. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy.

TRIBUNAMBON.COM- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) lakukan unjuk rasa didepan kantor Gubernur Maluku Senin, (30/11/2020).

Mereka menuntut agar Gubernur Maluku Murad Ismail Memberikan teguran keras kepada Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Lantaran dinilai tidak menghargai adat istiadat

Fidris Gaus Sea selaku koordinator aksi mengungkapkan Gubernur Maluku Harus menegur Keras Bupati Seram Bagian Barat karena dinilai tidak menghargai dan menghormati adat istiadat terkait Ranperda tentang Penetapan Negeri.

"Kami minta gubernur sebagai pimpinan tertinggi wilayah untuk menegur Bupati karena dinilai tidak menghargai adat istiadat terkait Ranperda Tentang Penetapan Negeri" terangnya.

Menurutnya teguran keras pantas diberikan kepada Bupati SBB lantaran hingga saat ini belum juga mengesahkan Ranperda tentang Penetapan Negeri pada Kab.SBB.

Baca juga: Hindari Klaster Baru, Pemkot Ambon Keluarkan Larangan Konvoi Santa Claus

Baca juga: Pemkot Ambon Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Ambon, Menuju Masa New Normal

Baca juga: Cegah Klaster Baru di Masa PSBB Transisi X, Pemkot Ambon Fokus Perketat Tempat Ibadah

Dia menjelaskan Ranperda tersebut sudah selesai diidentivikasi dan sudah di pada akhir tahun 2019 lalu, namun juga belum ada proses tindak lanjut untuk pengesahan.

"Harus ditegur, pasalnya Ranperda tentang Penetapan Negeri sudah di dikembalikan akhir 2019, namun tidak ada proses lanjut untuk pengesahan" jelasnya.

Selain itu mereka meminta Gubernur Maluku untuk mengeluarkan Peraturan Gubernur (PerGub) dengan tujuan untuk memperkuat eksitensi dan kesatuan masyarakat hukum adat dan hak-hak tradisional.

"Kami minta Gubernur Keluarkan PerGub Yang berpihak dan memperkuat eksitensi masyarakat adan dan hak-hak tradisional yang merupakan Warisan Para Leluhur" ungkapnya.

Dirinya mengancam jika aksi mereka tidak juga ditanggapi Gubernur Maluku, maka akan ada aksi serupa dengan masa yang lebih besar lagi.

"Jika tidak digubris juga, kami akan lakukan aksi serupa dengan masa yang lebih besar lagi" tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved