Virus Corona di Ambon

Rencana Lain Wali Kota Richard Jika Usulan PSBB Ambon Ditolak Kemenkes, Singgung Warga

Meskipun demikian, Wali Kota Ambon Richad Louhenapessy memiliki rencana lain kendati jika nantinya usulan PSBB akhirnya ditolak Kemenkes.

Kontributor TribunAmbon.com/Helmy
Penyemprotan angkutan umum dengan disinfektan di Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ambon yang diajukan oleh Pemerintah Kota Ambon melalui Pemerintah Provinsi Maluku ke Kementerian Kesehatan Kemenkes) RI masih perlu dikaji lagi untuk mendapatkan persetujuan.

Meskipun demikian, Wali Kota Ambon Richad Louhenapessy memiliki rencana lain kendati jika nantinya usulan PSBB akhirnya ditolak Kemenkes.

Lohenapessy mengatakan jika usulan PSBB Ambon ditolak, mau dan tidak mau seluruh warga Kota Ambon harus bekerjasama dengan Pemerintah dalam memberantas wabah tersebut.

Masa Kerja ASN Kota Ambon dari Rumah Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

"Kalau (usulan PSBB, Red) ditolak, ini masyarakat harus bersama-sama," ujarnya di Senin, (18/5/3020).

Dia menjelaskan jika usulam PSBB ditolak dan warga tidak dapat bekerjasama dengan Pemerintah, maka Pemerintah akan kewalahan dalam memerangi pandemi Covid-19.

Wali Kota Ambon saat ikuti rapat virtual bersama kepala daerah lainya.
Wali Kota Ambon saat ikuti rapat virtual bersama kepala daerah lainya. (Kontributor TribunAmbon.com/Helmy)

Untuk itu masyarakat diminta untuk bekerjasama dalam memerangi penyebaran Covid-19 di Kota Ambon dengan cara selalu menerapkan protokol kesehatan dan bersikap jujur jika mengalami gejala yang menuju pada COVID.

Dengan begitu ia mengangap peran masyarakat sangatlah penting dalam memberantas pandemi ini.

Wali Kota Ambon: Satukan Presepsi Jadi Kunci Utama Pelaksanaan PSBB, Upaya Perangi Covid-19

"Karena kalau masyarakat tidak bersama-sama yang berat pemerintah, karena kita harus betul-betul meng-cover warga punya kesehatan dan keluarganya di sekitar," katanya.

"Oleh karena itu pemerintah tidak mungkin sendiri harus partisipasi dari masyarakat secara bersama," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved