Virus Corona di Ambon

Warga Desa di Ambon Tolak Jenazah Positif Corona, Khawatir Dampak hingga TPU Belum Resmi Dibuka

Warga Air Besar, Kota Ambon menolak pemakaman jenazah positif terpapar corona (covid-19) versi Rapid Tes di TPU Arbes.

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Area TPU Arbes, Desa Batu Merah Kota Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Warga Air Besar, Kota Ambon menolak pemakaman jenazah positif terpapar corona (covid-19) versi Rapid Tes di TPU Arbes.

"Saya mewakili masyarakat, dan kami menolak pemakaman jenazah pasien positif corona," tegas ketua RT 06 RW 17, Saiful Ishaq, Minggu siang (03/05/2020).

Penolakan tersebut juga telah dinyatakan langsung kepada ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Syarif Hadler.

"Wakil Wali Kota sudah menghubungi saya langsung dan sudah saya sampaikan penolakan warga," katanya.

Menurutnya, kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan menjadi alasan utama penolakan.

Area TPU Arbes, Desa Batu Merah Kota Ambon
Area TPU Arbes, Desa Batu Merah Kota Ambon (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Selain itu, TPU Arbes juga belum resmi dibuka untuk pemakaman sehingga belum sama sekali difungsikan.

"TPU ini belum digunakan, bahkan warga disini sendiri menggunakan TPU yang lain untuk pemakaman," ungkapnya

Akibat penolakan tersebut, pemakaman jenazah positif corona dialihkan ke kawasan desa Hunut, kecamatan Teluk Ambon yang rencananya dijadikan sebagai TPU khusus Covid-19.

Penolakan Lainnya

Sebelumnya penolakan jenazah covid-19 terjadi di tempat pemakaman umum (TPU) jemaat di kawasan dusun Taeno, Desa Rumah Tiga, Kota Ambon.

Halaman
123
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved