Ramadan 2020

Pandemi Virus Corona, Pasar di Ambon Tetap Dibanjiri Warga Jelang Ramadan 2020

Pandemi virus corona (covid-19) tampaknya tak berdampak pada aktifitas warga di pasar tradisional kota ambon, menjelang Ramadan 2020

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Pasar Tradisional Mardika, Kota Ambon Dipadati Warga 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Pandemi virus corona (covid-19) tampaknya tak berdampak pada aktifitas warga di pasar tradisional kota ambon, menjelang Ramadan 2020.

Wabah tersebut tidak lantas menyurutkan niat warga untuk berburu kebutuhan dapur, seperti yang tampak di Pasar tradisional Mardika, Kota Ambon.

Dari pantauan TribunAmbon, pasar mulai dipadati sejak Kamis pagi (23,04/2020), dan kian padat menjelang siang.

Warga bahkan berdesak desakan saat berburu kebutuhan dapur.

“Baru hari ini padat, kemarin itu kita masih berjaga sebatas pertengahan pasar. Sekarang sampai di jembatan (batas pasar) juga padat,” ungkap Warang, salah seorang petugas Dinas Perhubungan kota Ambon yang tengah mengatur arus kendaraan.

Menurutnya, terjadi lonjakan pengunjung pasar sehari jelang Ramadan, dan kondisi ini tidak biasanya.

Pasar Tradisional Mardika, Kota Ambon Dipadati Warga
Pasar Tradisional Mardika, Kota Ambon Dipadati Warga (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)

Meski begitu, dia tidak mengatahui pasti penyebabnya.

“Biasanya seminggu sebelum Ramadan, mulai terjadi peningkatan, namun kali ini, tiba-tiba saja padat,” ujarnya.

Lanjutnya, pengunjung pasar seakan tidak menghiraukan pandemi corona yang telah memasuki wilayah provinsi Maluku, lantaran jarak interaksi social tidak berlaku.

Begal Sadis Tewas Ditembak Polisi, Kerap Bawa Sajam untuk Lukai Korban saat Beraksi

Masih Ingat Kasus Satu Keluarga Dibacok? Pelaku Ditangkap, Ternyata Panik Ketahuan Akan Curi Ponsel

Kunci Jawaban Soal 3 Unsur Lingkaran Belajar dari Rumah TVRI 23 April 2020, Khusus SMP

“Banyak yang memakai masker, namun tidak ada jarak sama sekali, mereka saling berdesakan. Tentu kita juga tidak bisa melarang,” cetusnya.

Sementara itu, niar, salah seorang pengunjung mengaku khawatir dengan kondisi pasar yang padat, namun kebutuhan mengharuskan dia tetap ke pasar.

“Saya pakai masker, sarung tangan biar aman. Nanti sampai rumah langsung bersih-bersih,” cetusnya.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved