Virus Corona di Ambon

UPDATE Corona Ambon: Tiga Warga Saparua Maluku Tengah Positif Covid-19, Dirujuk ke Ambon

Pasangan suami istri bersama sang putra di Saparua Maluku Tengah terdeteksi positif virus corona (covid-19) versi Rapid Test.

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
freepik
ilustrasi corona 2 

Laporan Kontributor Ambon, Insany 

TRIBUNAMBON.COM - Pasangan suami istri bersama sang putra di Saparua Maluku Tengah terdeteksi positif virus corona (covid-19) versi Rapid Test.

Ketiganya pun kini dirujuk ke  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haulussy Ambon dari Rumah Sakit Saparua, Senin (06/04/2020).

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Maluku Tengah Tuasikal Abua, yang juga Bupati Maluku Tengah ini, usai mengikuti Musrembang Kabupaten via online, hari ini memebrikan keterangan persnya kepada wartawan.

Disebutkan sebanyak tiga orang yang sudah positif  rapid test  telah dirujuk ke RSUD Haulussy Ambon karena harus diisiolasi.

‘’Kami pastikan ketiga orang ini yakni pasutri dan putranya sudah dievakuasi ke RSUD Haulussy Ambon, jadi sekarang mereka sudah dibawa dari Saparua,’’ ungkap Tuasikal. 

Tuasikal menyatakan, ketiganya positif rapid test karena baru kembali dari perjalanan ke Sulawesi Tenggara pada pertengahan  Maret 2020.  

‘’Untuk memastikan hasilnya saat ini sudah diambil swap untuk tes PCR di Labkes Jakarta,’’ kata Tuasikal. 

Ketiga orang ini yakni YR (44), VM (52) dan FM (24) kini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) positif versi rapid test dan langsung diisolasi.

Namun dua adik dari FM justru negatif saat menjalani rapid test. 

Polemik Usul Pembebasan Napi Koruptor, PKS: COVID-19 Jangan Ditunggangi Kepentingan Terselubung

Dengan bertambahnya tiga orang positif kini di Maluku terdata empat PDP positif covid 19 versi rapid test. 

Masa Inkubasi Virus Corona

Penyebaran Virus corona (COVID-19) menjadi perhatian warga dunia lantaran proses infeksinya yang kian masif.

Hingga saat ini banyak warga melakukan banyak hal untuk menjaga diri agar tidak ikut terinfeksi virus mematikan bernama COVID-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah menyarankan masyarakat waspada terhadap demam, batuk kering dan sesak napas, serta gejala yang mengikuti kontraksi virus corona.

Masa Inkubasi Virus Corona

Mendengar dan membaca terlalu banyak kabar tentang wabah virus corona membuat sebagian orang merasa stres dan cemas berlebih. Berikut cara mengatasinya!
Mendengar dan membaca terlalu banyak kabar tentang wabah virus corona membuat sebagian orang merasa stres dan cemas berlebih. Berikut cara mengatasinya! (potential.com)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved