Breaking News:

Basarnas Ambon Butuh Tambahan kapal dan Personel, Wakil Ketua DPD Janjikan Ini

Dalam hal itu, Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengungkap sejumlah keterbatasan dalam menunjang kinerja SAR selama ini, seperti kapal dan personel

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Kepala Basarnas Ambon, Muslimin (kanan) menyambut kedatangan Wakil ketua DPD RI, Nono Sampono pada Rabu (11/3/2020) siang 

Laporan Kontributor Tribun Ambon.com, Fandy

TRIBUNAMBON,COM - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Nono Sampono, melakukan kunjungan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, pada Rabu (11/3/2020) siang.

Dalam hal itu, Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengungkap sejumlah keterbatasan dalam menunjang kinerja SAR selama ini.

Yakni seperti terbatasnya armada Laut berupa Kapal Pencari untuk menjangkau wilayah perairan Maluku yang mencapai 92,4 persen dari total keseluruhan wilayah provinsi.

Iuran BPJS Tidak Jadi Naik Hasil Putusan MA, Iuran BPJS Kesehatan Ambon Belum Juga Turun

Muslimin menjelaskan, untuk Maluku, baru memiliki dua unit Kapal yakni Basarnas Ambon dan Pos SAR Kota Tual.

Sementara tiga pos SAR lainnya, Banda-kabupaten Maluku Tengah, Namlea-Pulau Buru dan Saumlaki-Kepualaun Tanimbar hanya diperkuat dengan RIB.

Dua unit kapal itu disebutnya tidak memiliki daya jelajah tinggi untuk menjangkau banyak titik.

Sehingga membutuhkan tambahan kapal yang lebih besar.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, memaparkan kinerja disaksikan Wakil Ketua DPD RI
Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, memaparkan kinerja disaksikan Wakil Ketua DPD RI (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

“Banyak tantangan dengan ditengah keterbatasan yang ada. Namun, kami tetap bekerja optimal untuk misi pertolongan dan pencarian korban, baik di laut maupun didarat,” ungkap Muslimin.

Rencananya tahun ini akan ada penambahan unit siaga SAR Dobo, kabupaten Kepulauan Aru.

Menyusul unit siaga SAR di Kabupaten Maluku Barat Daya dan Seram Bagian Timur.

SMAN 9 di Kiandarat Rusak Parah, Pemerintah Disebut Tak Perhatian, Ada Tuntutan Kepsek Dicopot

Selain kapal, jumlah personel lapangan juga masih terbatas dan cukup menjadi tantangan dalam kerja kemanusiaan yang dilakukan.

“BKN membuka perekrutan, namun kuota masih terbatas dan sehingga masih kurang untuk men-cover pos SAR yang ada,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, menyatakan Infrastruktur dan SDM menjadi kebutuhan.

Namun kerja tetap harus dimaksimalkan.

Sampono pun mengaku akan meneruskan aspirasi Basarnas dalam pertemuan di pemerintahan.

“Meski dalam keterbatasan, tidak lantas membuat kita tidak maksimal. Kordinasi aktif dengan potensi SAR lainnya harus ditingkatkan,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved