Bukan Tertimpa Reruntuhan, 2 Warga Ambon Tewas saat Gempa akibat Serangan Jantung

Dua warga Ambon meninggal setelah gempa magnitudo 5,1 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, akibat serangan jantung Selasa malam (12/11/2019).

Bukan Tertimpa Reruntuhan, 2 Warga Ambon Tewas saat Gempa akibat Serangan Jantung
Arjun Riady Latuconsina
Dua warga Ambon meninggal setelah gempa magnitudo 5,1 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, akibat serangan jantung Selasa malam (12/11/2019). 

TRIBUNAMBON.COM - Dua warga Ambon dilaporkan meninggal setelah gempa magnitudo 5,1 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, Selasa malam (12/11/2019).

Kedua warga yang meninggal dunia itu salah satunya bernama Rahim Bugis (56), warga Tantui, Kecamatan, Sirimau dan satu lagi merupakan warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon.

Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru mengatakan, kedua korban meninggal dunia bukan karena tertimpa reruntuhan bangunan, tetapi akibat serangan jantung saat gempa terjadi.

Gempa Sering Terjadi Hari Kamis & Hoaks Tsunami, Polda Maluku Patroli Laut Buktikan Kondisi Aman

Mabes Polri dan Seluruh Polda Kirim Bantuan, Polda Maluku Setiap Hari Kunjungi Korban Gempa

“Jadi ada dua yang meninggal dunia, satu di Tantui dan satu di Passo, kedua korban meninggal karena serangan jantung saat gempa,” kata Anthony kepada wartawan di kantor Wali Kota Ambon, Rabu (13/11/2019).

Dia menyebut, dari keterangan yang diperoleh, kedua korban memiliki riwayat penyakit jantung. Sehingga saat gempa terjadi, keduanya langsung kaget dan meninggal dunia.

“Jadi ada riwayat penyakit jantungnya, bukan karena tertimpa reruntuhan,” sebutnya.

Selain dua korban meninggal dunia, tiga santri Pesantren Al Anshar di kawasan Air Besar, Desa Batu Merah, juga terluka akibat tertimpa bangunan yang ambruk.

Ketiga korban yang terluka masing-masing bernama Irma, Wilda dan Devika. Mereka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan medis.

Ketiga korban terluka setelah dinding asrama putri yang mereka tempati ambruk saat gempa terjadi.

Penyebab Alfin Lestaluhu Bek Garuda Muda Meninggal, Korban Gempa Ambon Infeksi Radang Otak

Polda Maluku Rutin Berikan Bantuan dan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa Ambon Setiap Hari

Menurut Anthony, saat ini Pemerintah Kota Ambon masih terus menunggu laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun pemerintah desa terkait dampak kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved