Breaking News:

Ditinggal Mangungsi, Kambing Peliharaan Warga Dicuri 3 Pemuda, Pelaku Dihajar Massa

Tiga orang pemuda babak belur dihajar massa setelah tepergok mencuri seekor kambing milik warga yang ditinggal mengungsi.

Editor: Fitriana Andriyani
Freepik
Tiga orang pemuda babak belur dihajar massa setelah tepergok mencuri seekor kambing milik warga yang ditinggal mengungsi. 

Banyaknya gempa susulan membuat masyarakat Ambon dan sekitarnya ketakutan dan memilih untuk meninggalkan rumah menuju tempat lebih tinggi, hindari kemungkinan tsunami.

Ribuan warga Kota Ambon, Maluku, kembali mengungsi ke lokasi-lokasi ketinggian setelah rentetan gempa susulan yang dirasakan sangat kuat getarannya mengguncang wilayah tersebut, Kamis (10/10/2019).

Warga memilih mengungsi ke sejumlah lokasi ketinggian sambil membawa anak-anak mereka dan barang-barang penting.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di kawasan Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, tampak warga mulai mendirikan kembali tenda-tenda darurat di lapangan Hatukau di kawasan tersebut.

Terkini Gempa Ambon - Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 50 Orang

Sejumlah warga yang ditemui mengaku akan bermalam di lapangan tersebut karena takut akan adanya gempa susulan kembali terjadi.

"Iya, kita tidur malam ini di sini. Saya sudah bawa keluarga semua di sini,” kata Alimudin kepada Kompas.com, Kamis.

Warga lainnya, Hasan, mengaku sebelumnya saat gempa berkekuatan magnitudo 6,8, ia dan keluarganya juga ikut mengungsi ke lapangan Hatukau. Namun sepekan setelah itu, mereka kembali lagi ke rumah di Batu Merah.

“Hari ini kita kembali di sini lagi karena gempa tadi sangat kuat sekali, gempa terjadi berulang-ulang, istri dan anak-anak saya menangis semua,” ujarnya.

Selain di kawasan Galunggung, sejumlah lokasi ketinggian lainnya seperti di Karang Panjang, Benteng dan Kudamati serta kawasan lainnya juga telah dipadati ribuan warga yang memilih mengungsi setelah gempa terjadi.

Warga di desa-desa pesisir seperti di Galala, Passo, Lateri, Latuhalat, Poka, hingga sejumlah desa lainnya juga ikut mengungsi dari rumah-rumah mereka.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved