Profil Singkat 5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun

Profil Singkat 5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun

Editor: Suut Amdani
Kolase Instagram Maria Felicia | Nilan Sukma
5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun 

Profil Singkat 5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun

TRIBUNAMBON.COM - Bangsa Indonesia tak lama lagi akan merayakan HUT RI ke-74 pada tanggal 17 Agustus 2019.

Satu hal yang selalu menjadi perhatian masyarakat di momen kemerdekaan adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Tentunya yang menjadi sorotan adalah si pembawa baki bendera Merah Putih.

Pembawa baki bendera dipilih dari anggota Paskibraka dari seluruh wilayah Indonesia.

Berikut Tribunjogja.com dari beberapa sumber sejumlah pembawa baki bendera pusaka dari tahun ke tahun.

Wacana Pemindahan Ibu Kota Disinggung dalam Pidato Kenegaraan Jokowi

Kondisi Terkini Polisi yang Terbakar di Cianjur: Dapat Kenaikan Pangkat, Tersangka Ditetapkan

Kumpulan Ucapan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-74 RI, Bahasa Indonesia, Inggris dan Artinya

1. Juana Gita Medinnas Janis (2014)

Juana Gita Medinnas Janis terpilih membawa bendera pusaka pada 17 Agustus 2014.

Saat itu, ia merupakan siswi kelas XI SMA Negeri 1 Tahuna, Sulawesi Utara.

Kepada Tribunnews, Juana sempat bercerita tentang perjalanannya hingga menjadi Paskibraka.

Juana mampu bertahan hingga akhir karena dukungan penuh dari orangtuanya.

"Saya berusaha banggain orang tua. Orang tua saya selalu menyupport. Apalagi pas seleksi, ada 5-6 kali seleksi. Ada rasa ingin nyerah, tapi Ortu selalu support," kenangnya dengan mata berkaca-kaca.

Ditilang Polisi, Pelajar SMA Ini Marah-marah Minta Sila ke-5 Ditegakkan, Aksinya Viral

"Ortu bilang harus banggain Provinsi dan banggain ortu juga. Mereka selalu kasih motivasi, tak boleh nyerah dalam seleksi dan harus tetap tersenyum," kisah Juana mengulangi pesan orangtuanya.

Salah satu pengalaman pun dikisahkan Juana saat dirinya sudah menyerah saat seleksi akhir di daerah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Menyelamatkan Bayi Baru Lahir

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved