Profil Singkat 5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun
Profil Singkat 5 Paskibraka Pembawa Baki Bendera Pusaka Dalam Upacara 17 Agustus dari Tahun ke Tahun
Tapi sang Bunda hadir menyejukkan dan menyemangatinya untuk terus berjuang menggapai impiannya.
"Waktu itu pernah, seleksinya sudah di tingkat nasional. Tapi berkas ada belum lengkap terus kita urusin sampai jam 1 malam di Dispora. Saya capek banget. Tapi kata ibu, saya harus berusaha. Ibu bilang tinggal selangkah lagi ke istana, anakku," kenang Juana.
2. Maria Felicia Gunawan (2015)

Maria Felicia Gunawan mebawa bendera pusaka pada 17 Agustus 2015.
Maria mewakili Provinsi Banten.
Gadis manis ini duduk di kelas X BPK Penabur Gading Serpong kala mendapat kehormatan tersebut.
Ia merupakan pembawa bendera pertama yang berasal dari keturunan Tionghoa.
• Kumpulan Ucapan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-74 RI, Bahasa Indonesia, Inggris dan Artinya
Selain itu, Maria juga menjadi pembawa baki pertama yang menerima bendera dari Presiden Joko Widodo yang belum lama memimpin Indonesia kala itu.
Cia, begitu ia biasa disapa, menjadi pembawa baki pada peringatan HUT ke-70 RI pada 2015.
3. Nilam Sukma Pawening (2016)

Nilam Sukma Pawening merupakan Paskibraka perwakilan dari DKI Jakarta yang membawa bendera pusaka pada 17 Agustus 2016.
Ia merupakan siswi SMA 67 Jakarta.
Nilam yang memiliki ayah seorang anggota TNI Angkatan Udara itu mengaku tidak menyangka didapuk menjadi pembawa baki bendera pusaka.
Apalagi, ketika sesi latihan, pembawa baki diberikan kepada orang yang berbeda-beda.
Pelatihnya hanya berpesan kepada anggota Paskibraka yang perempuan supaya bersiap-siap jika pada hari-H ditunjuk sebagai pembawa baki.
• Misteri Meninggalnya Paskibraka Tangsel Aurellia, Tak Miliki Riwayat Sakit, Luka Lebam Jadi Petunjuk