Buru Hari Ini
Aksi Brutal di Tambang Ilegal Gunung Botak, Penambang Dikejar dan Dibacok 6 OTK
Insiden mengerikan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIT di kompleks tanah merah, area yang kerap digunakan penambang untuk mengolah material emas.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Disana ia bertemu rekannya sesama penambang asal Ternate dan memberi tahu bahwa mereka baru saja dirampok.
Umar bahkan sempat dikejar salah satu pelaku, tetapi pengejaran berhenti saat pelaku melihat ia tidak sendirian.
Ketika kembali ke tenda, Umar mendapati barang-barang mereka telah hilang.
Para pelaku menggondol karbon, telepon seluler, dan pakaian milik korban maupun saksi.
Umar bersama penambang lain kemudian mengevakuasi Kaharudin yang tergeletak dengan luka serius dan tidak sadarkan diri.
Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga serta para penambang yang masih beraktivitas di Gunung Botak.
Mereka berharap pos pemantauan Koramil yang sebelumnya ada di kawasan tambang ilegal itu dapat diaktifkan kembali untuk mengantisipasi aksi kriminal.
Meski sudah dilakukan penertiban dan pengosongan, aktivitas tambang ilegal masih ditemukan di lokasi, sehingga kawasan tersebut dianggap rentan terhadap aksi kekerasan.
Sementara itu TribunAmbon.com berusaha menkonfirmasi Kapolsek Waeapo IPDA Palti dengan nomor +62 821×××××××× namun hingga saat ini belum memberikanketerangan resmi terkait penyelidikan maupun identitas para pelaku. (*)
| Pemuda Buru Soroti Dugaan Rekayasa Pangkat Direktur RSUD Buru |
|
|---|
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/rgedtf23w.jpg)