Bansos Malteng
Usai Geledah Baplitbangda Maluku Tengah, Penyidik Angkut 1 Koper Dokumen
Pantauan TribunAmbon di lokasi, penyidik keluar dengan membawa satu unit koper hitam yang diduga kuat berisi dokumen-dokumen penting.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Kejari Maluku Tengah menggeledah Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baplitbangda) Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (4/3/2026).
- Penggeledahan dilakukan sekira pukul 09.00 WIT dan selesai sekira pukul 13.00 WIT.
- Pantauan TribunAmbon di lokasi, penyidik keluar dengan membawa satu unit koper hitam yang diduga kuat berisi dokumen-dokumen penting.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah menggeledah Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baplitbangda) Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (4/3/2026).
Penggeledahan dilakukan sekira pukul 09.00 WIT dan selesai sekira pukul 13.00 WIT.
Pantauan TribunAmbon di lokasi, penyidik keluar dengan membawa satu unit koper hitam yang diduga kuat berisi dokumen-dokumen penting.
Diketahui, sejumlah ruangan menjadi pusat penggeledahan, yakni ruangan Sekertaris Badan, Ruang Bidang Perencanaan dan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta Ruang Pengendalian dan Sumber Daya Alam.
Penggeledahan yang dilakukan diduga berkaitan dengan pengusutan perkara dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) tahun anggaran (TA) 2023 Kabupaten Maluku Tengah.
Hingga pekan ini terhitung 350-an saksi telah diperiksa atas dugaan perkara Tipikor tersebut. Saksi-saksi yang diperiksa antara lain ratusan kelompok penerima Bansos, sejumlah unsur penting dari lembaga eksekutif maupun legislatif.
Baca juga: Ini Daftar Nama Terduga Pelaku Demo HMI di Unpatti Berujung Pengerusakan dan Pembakaran
Baca juga: HMI Bakar Kampus Unpatti, Ketua DPD GMNI Maluku: Itu Perbuatan Tidak Terpuji
Perkara yang disidik sejak Oktober 2025 itupun kian memantik sorotan publik. Akankah Kejari Maluku Tengah berhasil menuntaskan kasus tersebut?.
Sebelumnya,pantauan TribunAmbon penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Maluku Tengah, Herbeth Pesta Hutapea.
Penggeledahan awal berpusat di kantor Baplitbangda yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Namaelo Kota Masohi.
Sejumlah pejabat struktural Kejari Maluku Tengah juga hadir dalam penggeledahan tersebut, antara lain, Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Sriwati Asis Paulus, Kasi Tindak Pidana Umum, Fitria Tuahuns, Kasi Intelijen, Yudha Warta, Kasi Perdata dan Tata Usaha, Rian Joze Lopulalan, serta sejumlah penyidik lainnya.
Penggeledahan itu juga dijaga ketat oleh sejumlah aparat TNI.
Hingga saat ini Kejari Maluku Tengah belum memberikan keterangan resminya.
"Nanti yah akan kami rilis," ujar Kajari Maluku Tengah, Herbeth Pesta Hutapea singkat. (*)
| Kajari Bantah Penyidikan Kasus Bansos Rp 9,7 Miliar di Maluku Tengah Mandek |
|
|---|
| Penanganan Kasus Bansos Dinilai Lamban, Forum Cinta Maluku Tengah Geruduk Kantor Kejari |
|
|---|
| Kasus Bansos: Mantan Pj Bupati Mat Marasabessy Diperiksa Jaksa Selama Delapan Jam |
|
|---|
| 6 Bulan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Rp 9,7 Miliar Disidik, Kejaksaan Minta Publik Jangan Khawatir |
|
|---|
| Update Dugaan Korupsi Bansos 9,7 M, Pekan ini Kejari Malteng Masih Periksa Kelompok Penerima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jdosno.jpg)