Perkara dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) pada Dinas Koperasi dan UMKM Maluku Tengah tahun anggaran (TA) 2023 kembali menyeret legislator aktif maupun mantan legislator.
Terbaru, Senin (9/2/2026), Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah memeriksa 3 Legislator aktif dan 1 orang mantan legistor Maluku Tengah.
Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Maluku Tengah, Yudha Warta mengungkapkan, keempat anggota DPRD masing-masing berinisial SNF, MT, IS dan FJP.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Perkara dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) pada Dinas Koperasi dan UMKM Maluku Tengah tahun anggaran (TA) 2023 kembali menyeret legislator aktif maupun mantan legislator. Terbaru, Senin (9/2/2026), Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah memeriksa 3 Legislator aktif dan 1 orang mantan legistor Maluku Tengah. Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Maluku Tengah, Yudha Warta mengungkapkan, keempat anggota DPRD masing-masing berinisial SNF, MT, IS dan FJP. "Hari ini ada empat saksi yang diperiksa, tiga anggota DPRD Maluku Tengah yang aktif dan satu orang mantan anggota," jelas Yudha Warta. Empat orang tersebut diperiksa sebagai saksi guna mendalami sejauh mana indikasi dugaan korupsi pada penyaluran dana Bansos. Yudha Warta menyebut para anggota legislatif (Aleg) diperiksa sekira pukul 10.00 WIT. Penetapan tersangka bakal dilakukan apabila penyidik telah mengantongi dua alat bukti. "Jika sudah ada dua alat bukti cukup, baru bisa dilakukan penetapan tersangka," ungkap Yudha.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi pada pada kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dana Bansos tahun anggaran 2023. Sejumlah pihak yang diperiksa memiliki jabatan strategis di Pemerintahan, dua diantaranya Direktur PD Panca Karya, Rani Tualeka dan Anggota DPRD Maluku Tengah, Sahbudin Hayoto. Rani Tualeka diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan anggota DPRD Malteng 2019-2024. Sama halnya Sahbudin Hayoto yang merupakan Anggota DPRD periode 2019-2024 hingga saat ini. Selasa (3/2/2026), Kejari Malteng kembali memeriksa empat lainnya, mereka adalah Mantan Anggota DPRD Maluku Tengah, Faisal Azis Tawainella, Wakano Ramly, Yunan Malawat, dan Nurmiati La Abu Saleh. Seluruhnya diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi penyaluran Bansos Pemda Maluku Tengah TA 2023. Kasus dugaan Tipikor Bansos 2023 pada Dinas Koperasi dan UMKM Maluku Tengah senilai Rp 9,7 miliar telah dinaikan ke tahap penyidikan sejak Oktober 2025 lalu. (*)