Kamis, 16 April 2026

Maluku Terkini

IKAPATTI Disebut Himpun Potensi Dana Hampir Rp2 Miliar Tapi Gedung Belum Tuntas

Organisasi yang menaungi para alumni Universitas Pattimura (Unpatti) itu disebut telah menghimpun dana dari para lulusan

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
IURAN ALUMNI - Sekretaris DPD KNPI Maluku, Almindes Falantino Syauta angkat suara menyoal pengelolaan dana alumni di Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Polemik pengelolaan dana alumni di Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) kembali mencuat.

Organisasi yang menaungi para alumni Universitas Pattimura (Unpatti) itu disebut telah menghimpun dana dari para lulusan melalui skema iuran wajib.

Namun hingga kini, pembangunan gedung IKAPATTI yang menjadi salah satu simbol kontribusi alumni bagi almamater disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sorotan terhadap pengelolaan dana tersebut disampaikan Sekretaris DPD KNPI Provinsi Maluku, Almindes Falantino Syauta.

Ia mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana alumni yang dikelola organisasi tersebut.

Menurut Syauta, IKAPATTI yang berdiri pada 2017 itu sudah mengalami tiga kali pergantian kepemimpinan. 

Terakhir pada 2025, kepengurusan baru dipimpin Ir. Sadli Ie.

Baca juga: Polisi Tegaskan Penanganan Kasus Penganiayaan Anggota Ditangani Polsek Nusaniwe Secara Profesional

Baca juga: Usai 16 Maret 2026, Tiga Zodiak Ini Diprediksi Panen Peluang Baru

Namun ia menilai keberadaan organisasi tersebut justru lebih banyak menarik iuran dari mahasiswa maupun alumni, tanpa kontribusi nyata yang terlihat bagi kampus yang berjuluk Hottumesse.

“Banyak uang yang dihimpun dari alumni, tetapi kontribusi nyata bagi kampus tidak terlihat,” kata Syauta kepada TribunAmbon.com, Senin (16/3/2026).

Syauta yang juga alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpatti mengungkapkan, potensi dana yang dihimpun IKAPATTI dari iuran alumni sebenarnya cukup besar.

Ia menjelaskan, setiap alumni dikenakan iuran sebesar Rp10.000 per bulan atau Rp120.000 per tahun.

Jika dikalkulasikan dengan jumlah wisudawan selama periode 2023 hingga 2025 yang mencapai 16.604 orang, maka potensi dana yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar Rp1,99 miliar.

“Kalau dihitung dari jumlah wisudawan dan iuran alumni, potensi dana yang terkumpul bisa mencapai hampir Rp2 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, besarnya potensi dana tersebut seharusnya dapat berdampak pada pembangunan fasilitas yang dikelola organisasi alumni, termasuk gedung IKAPATTI.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved