Maluku Hari ini
Longboat Mati Mesin di Perairan Malra, 17 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Sebuah longboat berpenumpang 17 orang yang bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil mengalami mati mesin dan terombang-ambing.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Longboat berpenumpang 17 orang yang bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Tanjung Serbat, Kabupaten Maluku Tenggara.
- Informasi kejadian tersebut diterima Pos SAR Tual sekitar pukul 15.05 WIT.
- Menyikapi laporan itu, Unsur SAR Gabungan segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa kembali terjadi di Perairan Maluku, tepatnya di wilayah Perairan Maluku Tenggara, Senin (26/1/2026).
Sebuah longboat berpenumpang 17 orang yang bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Tanjung Serbat, Kabupaten Maluku Tenggara.
Informasi kejadian tersebut diterima Pos SAR Tual sekitar pukul 15.05 WIT.
Menyikapi laporan itu, Unsur SAR Gabungan segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Koordinator Pos SAR Tual memimpin langsung pergerakan tim menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Tual.
Longboat diketahui berada pada koordinat 5°30'26.06"S – 132°48'12.67"E, dengan jarak sekitar 8,6 nautical mile atau arah Timur Laut dari Pos SAR Tual.
Baca juga: Lebih dari 2 Tahun Royke Jadi Buronan, Kapan Kapolda Bergelar Profesor Bisa Menangkapnya?
Baca juga: Oknum Guru Tersangka Kasus Rudapaksa di Salahutu Terancam 15 Tahun Penjara
Tim SAR Bergerak Cepat
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa respon cepat dilakukan begitu informasi diterima.
“Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan pukul 15.20 WIT. Tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.45 WIT dan berhasil menemukan longboat beserta seluruh penumpang,” jelas Arafah.
Ia menegaskan, seluruh penumpang ditemukan dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, seluruh korban berhasil dievakuasi ke Kota Tual dengan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” tambahnya.
Penumpang Didominasi Anak-Anak dan Lansia
Dari data yang dihimpun, 17 penumpang longboat tersebut terdiri dari anak-anak, dewasa hingga lansia, termasuk bayi berusia 7 bulan. Seluruh korban tidak mengalami luka serius meski sempat terombang-ambing di laut.
Data Korban Selamat:
| Korupsi Dana Hibah Gereja di KKT Rp1 Miliar, Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Desak Usut Tuntas Sianida Ilegal, Ini 5 Tuntutan Tegas Konsorsium Masyarakat ke DPRD Maluku |
|
|---|
| Aksi Ketiga Konsorsium Masyarakat, DPRD Maluku Diminta Bongkar Tuntas Dugaan Sianida Ilegal |
|
|---|
| Irwasda Polda Maluku Turun Tangan, Seleksi Bintara Polri 2026 Dijamin Bersih dan Transparan |
|
|---|
| Bangkitkan Peran Pemuda, Karang Taruna Maluku Siapkan Pelantikan, Rakerda hingga Expo Besar Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Sar-17.jpg)