Malteng Hari Ini
DPRD Maluku Tengah Dorong Pembangunan RS Pratama di Seram Utara dan Seram Selatan
Tentu, atensi Wakil Rakyat itu bukan tanpa sebab, pasalnya masyarakat dari dua wilayah tersebut mesti menempuh jarak yang cukup jauh
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- DPRD Maluku Tengah mendorong dibangunnya Rumah Sakit (RS) Pratama di Wilayah Seram Utara dan Seram Selatan.
- Upaya itu mengingat masyarakat dari dua wilayah tersebut mesti menempuh jarak yang cukup jauh untuk sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - DPRD Maluku Tengah mendorong dibangunnya Rumah Sakit (RS) Pratama di Wilayah Seram Utara dan Seram Selatan, Kabupaten Maluku Tengah.
Dorongan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah, Musriadin Labahawa saat diwawancarai, Rabu (21/1/2025).
Tentu, atensi Wakil Rakyat itu bukan tanpa sebab, pasalnya masyarakat dari dua wilayah tersebut mesti menempuh jarak yang cukup jauh untuk sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.
"Karena memang yang disampaikan, kondisi yang kita lihat di lapangan masyarakat dari Selatan maupun dari Utara mau datang berobat di RSUD Masohi terkendala jarak tempuh," ujar Wakil Rakyat itu.
Politisi PKS itu menyebut, rencana tersebut telah dibahas bersama dengan Dinas Kesehatan Maluku Tengah.
"Itu sudah ada pembahasan jadi sudah disampaikan semasa rapat-rapat dengan Dinas Kesehatan untuk Wilayah Utara dan Selatan harus ada Rumah Sakit Pratama disana," tegas Musriadin.
Baca juga: Anggota DPRD Malteng Dijatah Pokir Rp 70 Juta, Pimpinan Rp 100 Juta, Haurissa: Tak Jadi Penghalang
Baca juga: Kunjungi Buru, Kapolda Maluku Tekankan Tambang Gunung Botak Harus Aman dan Berpihak ke Rakyat
Walau begitu, menurutnya porsi APBD Maluku Tengah terbatas untuk mengkover Rumah Sakit Pratama.
Alhasil, ia mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan lobi-lobi anggaran ke Pemerintah Pusat (Pempus).
"Makanya perlu adanya perhatian pemda. Sekarang kalau berharap APBD agak minim, dimana keseriusan Pemda untuk bisa lobi anggaran itu ke pusat, biar bisa masuk ke Program Strategis Presiden" ulas Politisi itu.
Ia menegaskan bahwa masalah di sektor kesehatan menjadi konsen Komisi IV DPRD Maluku Tengah.
"Jadi itu konsen Komisi IV untuk kegiatan yang dimaksud," tutup Musriadin.
Untuk diketahui, Wilayah Seram Utara mencakup empat kecamatan antara lain, Kecamatan Seram Utara, Kecamatan Seram Utara Barat (SUB), Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, dan Kecamatan Seram Utara Timur Seti.
Untuk sampai ke ibu kota Kabupaten Maluku Tengah, Kota Masohi, maka memerlukan waktu sekitar 7-8 jam perjalanan darat dari empat kecamatan di Wilayah Seram Utara tersebut.
Dari sisi populasi, Kecamatan Seram Utara memiliki 20 Desa/Negeri yang terdiri dari 21.696 penduduk. Kecamatan Seram Utara tersebar 15 Desa/Negeri dengan jumlah populasi 12.752 jiwa. Kecamatan Seram Utara Timur Kobi terdiri dari 12 Desa/Negeri jumlah populasinya mencapai 13.922 jiwa. Kecamatan Seram Utara Timur Seti memiliki 12 Desa/Negeri dengan jumlah populasi 16.793 jiwa.
Dua kecamatan di wilayah Seram Selatan yaitu Kecamatan Tehoru dan Kecamatan Telutih juga terbilang jauh, dimana untuk menempuh perjalanan darat memerlukan waktu 2-3 jam untuk sampai ke Kota Masohi.
Dari sisi jumlah penduduk, Kecamatan Tehoru mendominasi dimana memiliki 10 Negeri dengan jumlah penduduk 24.693 jiwa. Sementara Kecamatan Telutih terdiri dari 10 Negeri dengan 13.807 penduduk. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/MUSRIADIN-KUDA.jpg)