Sabtu, 30 Mei 2026

Maluku Hari ini

Nelayan Taniwel–SBB Ditemukan Selamat Setelah Hilang Berhari-hari di Laut

Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kedua Operasi SAR, Senin (19/1/2026).

Tayang:
Istimewa
KORBAN HILANG - Kisman Latumapayahu (64), seorang nelayan asal Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), berhasil ditemukan dengan selamat, Senin (19/1/2026). 

“Alhamdulillah, korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat. Saat ini korban dievakuasi dari Desa Gale-Gale menuju kediamannya untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Selama pelaksanaan Operasi SAR, kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau berawan tebal, dengan kecepatan angin barat–tenggara mencapai 27 knots dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Brimob, Polairud SBB, Babinsa, Polsek Taniwel, serta masyarakat setempat. 

Adapun sarana dan peralatan (alut dan palsar) yang digunakan meliputi truk personel, rubber boat, Aqua Eye, serta longboat milik masyarakat.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. 

Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama proses pencarian.

Kronologi Awal Kejadian

Sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar perairan Desa Kasieh dan belum kembali ke rumah.

Laporan kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Comm Centre Basarnas Ambon pada Minggu (18/1/2026) pukul 03.10 WIT dari Sekretaris BPBD Seram Bagian Barat. 

Dalam laporannya disebutkan, korban melaut menggunakan perahu katinting sejak 15 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIT dan tidak kunjung kembali.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon diberangkatkan melalui jalur darat menuju lokasi kejadian dengan jarak sekitar 177 kilometer dan heading 24,46 derajat arah timur laut dari Kantor SAR Ambon.

Tim tiba di Desa Kasieh pada pukul 11.14 WIT dan langsung menggelar briefing Operasi SAR bersama unsur potensi serta masyarakat setempat. 

Pada hari pertama pencarian, Tim SAR Gabungan membagi pencarian menjadi dua SRU.

SRU 1, terdiri dari Basarnas, Brimob, dan Polairud, menggunakan rubber boat melakukan pencarian sejauh ±10 nautical mile ke arah utara Desa Kasieh. 

Sementara SRU 2, menggunakan longboat yang beranggotakan Basarnas, Brimob, dan masyarakat, menyisir area sejauh ±40 nautical mile ke arah utara Kasieh.

Hingga menjelang sore hari pertama, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved