Maluku Hari ini
Kinerja Ekspor Maluku Melambat, Nilai Turun 32,50 Persen
Maritje Pattiwaellapia, menyebut bahwa ini menunjukkan adanya perlambatan kinerja perdagangan luar negeri di Maluku.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Ekspor Maluku menurun tajam pada November 2025 sebesar 32,50 persen dibanding November 2024.
- Penurunan dipicu tidak adanya ekspor migas serta turunnya ekspor komoditas ikan dan udang sebesar 10,13 persen.
- Tiongkok masih menjadi tujuan ekspor terbesar dengan kontribusi 91,49 persen, sementara volume ekspor Maluku Januari–November 2025 anjlok 81,86 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, mencatat ekspor Maluku pada November 2025 mengalami penurunan 32,50 persen dibanding periode yang sama pada 2024.
Ekspor periode November 2025 mencapai US$6,33 juta.
Hal yang sama juga jika dilihat dalam tahun berjalan sejak Januari hingga November 2025, dengan penurunan nilai ekspor mencapai 31,94 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu dari US$58,57 juta menjadi US$39,87 juta.
Baca juga: Januari - November 2025 Impor Maluku Capai USD 306,03 Juta, Alami Penurunan USD 117,38 Juta
Baca juga: 75 Hari Bertugas, Kajati Maluku Lantik Aspidum dan Kajari Maluku Tenggara
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, menyebut bahwa ini menunjukkan adanya perlambatan kinerja perdagangan luar negeri di Maluku, baik sektor migas maupun nonmigas.
“Penurunan ekspor Januari–November 2025 dibanding periode tahun lalu disebabkan belum adanya kegiatan
ekspor migas pada periode ini. Selain belum ada kegiatan migas pada periode ini, tidak adanya
ekspor berupa kelompok lainnya. Selanjutnya, kelompok ikan dan udang turun 10,13 persen dari US$44,36 juta menjadi US$39,87 juta,” sebut Maritje Pattiwaellapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, jalan Wolter Monginsidi, Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Senin (5/1/2025).
Angka ini berdasarkan negara tujuan ekspor sejak Januari–November 2025, Tiongkok tetap merupakan daerah tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar yaitu sebesar US$36,47 juta (91,49 persen), diikuti Hongkong US$3,24 juta (8,12 persen).
Sementara ekspor ke kawasan luar Asia periode tersebut kontribusinya hanya sebesar 0,39 persen, yakni ke Amerika Serikat senilai US$0,15 juta.
Komoditas yang diekspor dalam rinse waktu 11 bulan itu adalah kelompok ikan dan udang, diantaranya berupa ikan beku, ikan laut hidup, kerapu dan udang beku.
Total nilai ekspor Januari–November 2025 mencapai US$39,87 juta atau turun US$18,71 juta (31,94 persen) dibanding periode tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut disebabkan menurunnya nilai ekspor ke kawasan ASEAN mencapai 100,00 persen, dan ke kawasan Asia lainnya sebesar 19,34 persen.
Selanjutnya, ekspor ke negara kawasan luar Asia juga
mengalami penurunan sebesar 73,72 persen pada periode Januari-November 2025.
“Pada November 2025, ekspor Maluku tercatat sebesar US$6,33 juta. Jika dibandingkan dengan bulan November 2024, ekspor ke ASEAN dan negara Asia lainnya masing-masing mengalami penurunan mencapai 100,00 persen,” tuturnya.
Periode tersebut, Ekspor dilakukan melalui dua Pelabuhan, yakni Yos Sudarso dan Tual.
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama 2024, ekspor melalui Pelabuhan Tual naik 18,57 persen.
| Korupsi Dana Hibah Gereja di KKT Rp1 Miliar, Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Desak Usut Tuntas Sianida Ilegal, Ini 5 Tuntutan Tegas Konsorsium Masyarakat ke DPRD Maluku |
|
|---|
| Aksi Ketiga Konsorsium Masyarakat, DPRD Maluku Diminta Bongkar Tuntas Dugaan Sianida Ilegal |
|
|---|
| Irwasda Polda Maluku Turun Tangan, Seleksi Bintara Polri 2026 Dijamin Bersih dan Transparan |
|
|---|
| Bangkitkan Peran Pemuda, Karang Taruna Maluku Siapkan Pelantikan, Rakerda hingga Expo Besar Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ekspor-turun-jauh.jpg)