Jumat, 24 April 2026

Pemprov Maluku

Natal Haria Sedunia, Gubernur Maluku Ingatkan Jaga Persaudaraan Anak Negeri

Acara Natal Haria Sedunia dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung. 

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
NATAL HARIA SEDUNIA- Potret Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa didampingi Forkopimda dan pimpinan lainnya dalam acara perayaan Natal Haria Sedunia, berlangsung di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (29/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Forkopimda Maluku menghadiri Perayaan Natal Haria Sedunia yang berlangsung di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (29/12/2025).
  • Perayaan Natal Haria ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah termasuk luar negeri. 
  • Kegiatan ini menjadi momentum pulang kampung bagi anak-anak Negeri Haria yang selama ini merantau.
  • Acara ini dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung. 

 


Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Forkopimda Maluku menghadiri Perayaan Natal Haria Sedunia yang berlangsung di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (29/12/2025).

Perayaan Natal Haria ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah termasuk luar negeri. 

Kegiatan ini menjadi momentum pulang kampung bagi anak-anak Negeri Haria yang selama ini merantau.

Acara ini dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung. 

Gubernur Hendrik Lewerissa dalam sambutannya mengajak seluruh umat untuk bersukacita karena Natal dirayakan bersama seluruh orang percaya di seluruh dunia. 

Ia mengisahkan tentang Yusuf dan Maria kembali ke Betlehem untuk didaftarkan sebagai penduduk negeri itu. 

Baca juga: 12 Hari Arus Mudik Nataru, 42.929 Orang Masuk Keluar Kota Ambon

Baca juga: 1.966 Langkah Menuju Way Ela di Negeri Lima, Bencana Alam Menata Ulang Wajahnya 

Menurutnya, di situlah nilai magis Natal, yang dimaksudkan adalah “pulang kampong”, pulang ke negeri, pulang ke rumah.

“Dan hari ini semua anak Negeri Haria ada di negerinya, di tanah tempat potong pusanya. Maka Tindakan ini, Natal Haria Sedunia ini adalah kudus, sebab kita tidak melupakan asal-usul, negeri, rumah, meja makan, meja sembahyang, serta mama-papa dan saudara,” ujar Gubernur dalam rilisan yang diterima TribunAmbon.com, Selasa (30/12/2025). 

Gubernur menegaskan bahwa perayaan Natal Haria Sedunia ialah wujud nyata  falsafah “Hidup Orang Basudara”, yang diwariskan lintas generasi melalui Persatuan Masyarakat Leawaka (PUSAKA) Haria

"Hal ini menandakan bahwa ‘Hidup Orang Basudara’ merupakan cerminan kasih seperti kasih Kristus yang universal, dan saat ini kita transformasikan menjadi energi positif untuk mendukung perkembangan negeri-negeri kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku menjadikan ikatan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah. 

"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, keluarga besar masyarakat Haria, serta semua pihak atas terselenggaranya agenda besar ini,” ucapnya.

Lewerissa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan Hidup Orang Basudara di daerah Maluku. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved