Pemprov Maluku
Natal Haria Sedunia, Gubernur Maluku Ingatkan Jaga Persaudaraan Anak Negeri
Acara Natal Haria Sedunia dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Forkopimda Maluku menghadiri Perayaan Natal Haria Sedunia yang berlangsung di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (29/12/2025).
- Perayaan Natal Haria ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah termasuk luar negeri.
- Kegiatan ini menjadi momentum pulang kampung bagi anak-anak Negeri Haria yang selama ini merantau.
- Acara ini dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Forkopimda Maluku menghadiri Perayaan Natal Haria Sedunia yang berlangsung di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (29/12/2025).
Perayaan Natal Haria ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah termasuk luar negeri.
Kegiatan ini menjadi momentum pulang kampung bagi anak-anak Negeri Haria yang selama ini merantau.
Acara ini dibuka dengan Ibadah, selanjutnya persembahan pujian dan konser Natal di atas panggung.
Gubernur Hendrik Lewerissa dalam sambutannya mengajak seluruh umat untuk bersukacita karena Natal dirayakan bersama seluruh orang percaya di seluruh dunia.
Ia mengisahkan tentang Yusuf dan Maria kembali ke Betlehem untuk didaftarkan sebagai penduduk negeri itu.
Baca juga: 12 Hari Arus Mudik Nataru, 42.929 Orang Masuk Keluar Kota Ambon
Baca juga: 1.966 Langkah Menuju Way Ela di Negeri Lima, Bencana Alam Menata Ulang Wajahnya
Menurutnya, di situlah nilai magis Natal, yang dimaksudkan adalah “pulang kampong”, pulang ke negeri, pulang ke rumah.
“Dan hari ini semua anak Negeri Haria ada di negerinya, di tanah tempat potong pusanya. Maka Tindakan ini, Natal Haria Sedunia ini adalah kudus, sebab kita tidak melupakan asal-usul, negeri, rumah, meja makan, meja sembahyang, serta mama-papa dan saudara,” ujar Gubernur dalam rilisan yang diterima TribunAmbon.com, Selasa (30/12/2025).
Gubernur menegaskan bahwa perayaan Natal Haria Sedunia ialah wujud nyata falsafah “Hidup Orang Basudara”, yang diwariskan lintas generasi melalui Persatuan Masyarakat Leawaka (PUSAKA) Haria.
"Hal ini menandakan bahwa ‘Hidup Orang Basudara’ merupakan cerminan kasih seperti kasih Kristus yang universal, dan saat ini kita transformasikan menjadi energi positif untuk mendukung perkembangan negeri-negeri kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku menjadikan ikatan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, keluarga besar masyarakat Haria, serta semua pihak atas terselenggaranya agenda besar ini,” ucapnya.
Lewerissa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan Hidup Orang Basudara di daerah Maluku.
| Rakor Posyandu Tingkat Provinsi Maluku, Terapkan 6 Standar Pelayanan Minimal di Masyarakat |
|
|---|
| Gubernur Hendrik Lewerissa Apresiasi Pelaksanaan HKG TP-PKK Maluku, Tekankan Penguatan Keluarga |
|
|---|
| Target 100 Persen Data Sektoral Dikejar, Kominfo Maluku Dorong Integrasi Lawamena Satu Data |
|
|---|
| Gubernur Maluku ‘Tantang’ Keterbatasan di Musrenbang 2026, Siap Tancap Gas Percepatan Pembangunan |
|
|---|
| Wujudkan Kepedulian Sosial, TP PKK Provinsi Maluku Gelar Aksi Pengobatan Gratis di Ambon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Naoanann.jpg)