Kamis, 4 Juni 2026

Sampah di Ambon

Kota Ambon Sumbang Sampah 165 Ton Per-hari, Pemerintah Gencar RDF dan MRF Tahun Ini Selesai

Sampah ini diangkut per hari dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kawasan Toisapu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Novanda Halirat
TUMPUKAN SAMPAH (ILUSTRASI) - Tampak satu unit dumptruk milik DLHP Kota Ambon saat pembersihan sampah di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (4/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • TPA Toisapu terima 160-165 ton sampah perhari.
  • Angka itu naik dari tahun sebelumnya, dan ditargetkan hingga 200 ton perhari di tahun ini.
  • Untuk itu, pihaknya mengupayakan pengangkutan di semua TPS wilayah Kota Ambon.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Toisapu terima 160-165 ton sampah per hari. 

Angka itu naik dari tahun sebelumnya, dan ditargetkan hingga 200 ton per hari di tahun ini.

Untuk itu, pihaknya mengupayakan pengangkutan di semua TPS wilayah Kota Ambon.

"Kita targetkan tahun ini kita dapatkan 200 ton per hari," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz saat diwawancarai wartawan, Rabu (3/6/2026). 

Selain itu, upaya lain yang dilakukan pemerintah kota yakni mengatasi persoalan sampah, dengan terus menyiapkan TPA dengan metode Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF).

Baca juga: Ketua DPRD Maluku Tengah Pastikan Belanda Juarai Piala Dunia 2026

Baca juga: Ditangkap Bawa Sabu Saat Melintas di Durian Patah, Mahasiswa Ini Ngaku Baru Pertama Kali Beli 

Sebagai informasi, MRF adalah fasilitas atau pabrik pemulihan material yang berfungsi sebagai tempat pemilahan, pembersihan, dan pengelompokan sampah (seperti plastik, kertas, dan logam) agar bisa didaur ulang kembali menjadi bahan baku industri. 

Sedangkan RDF adalah hasil olahan sampah yang telah dicacah dan dikeringkan hingga kadar airnya di bawah 25 persen. 

Metode ini digencar sebagai upaya pemerintah setempat dalam mengatasi krisis dan penumpukan sampah. 

"Paling penting saat ini Ambon bersih dulu. Kita sedang berupaya membangun TPS terpadu menggunakan metode MRF dan RDF, sehingga yang nanti kita buang di TPA itu hanya residu saja," tambahnya. 

Progam ini telah diusungkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sehingga pelaksanaannya dapat direalisasikan tahun ini. 

"Diproyeksikan tahun ini jalan sudah masuk dalam tahun anggaran APBD," tambahnya. 

Sebagai informasi, timbulan sampah di Kota Ambon pada tahun 2025 mencapai 93.500 ton atau sekitar 256,41 ton per hari. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved