Maluku Terkini
Mengenal Sosok IPTU Yusdiman, Kapolsek Leihitu yang Baru Bertugas 7 Hari
Namun bagi Yusdiman, jabatan baru bukan sekedar pengganti posisi. Ini adalah awal untuk membangun kepercayaan.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pengalaman karir IPTU Yusdiman di dunia kepolisian dimulainya sejak 2004, sebagai Bintara di Polda Maluku.
- Tugas pertamanya yang diemban ialah bidang lalu lintas pada Polda Maluku. Kurang lebih di bidang lalu lintas selama 6 tahun 7 bulan.
- Lalu kembali bergeser, dipercayakan bertugas di unit Reskrimsus (Reserse Kriminal Khusus) Polda Maluku.
- Jejak karir yang panjang, pengalaman luar biasa mulai lagi di tahun 2020 saat ia menapaki kakinya di sekolah perwira.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Seminggu sudah IPTU La Ode Muhammad Yusdiman bertugas memegang komando Kapolsek Leihitu.
Perwira pertama Polri ini resmi menjabat setelah menggantikan IPTU Muhammad Irwan Nismon Saiifu, dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan yang berlangsung di Aula Prima Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Senin (27/4/2026).
Prosesi Sertijab itu dipimpin langsung Kaporesta Ambon, Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya.
Namun bagi Yusdiman, jabatan baru bukan sekedar pengganti posisi. Ini adalah awal untuk membangun kepercayaan.
Di minggu pertamanya, ia tidak buru-buru membuat gebrakan besar. Langkah yang dipilih justru sederhana, namun mendasar, yakni membenahi internal.
“Benahi rumah dulu dan membangun koordinasi bersama,” ujarnya saat ditemui TribunAmbon.com di Polsek pada Senin (4/5/2026).
Baginya, institusi yang kuat dari dalam akan lebih siap melayani masyarakat. Karena itu ia banyak menghabiskan waktu berdialog dengan anggotanya, memastikan ritme kerja berjalan seirama.
Di sela itu, ia mulai mengetuk pintu-pintu desa. Menyapa para Raja/Kepala Desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Bukan dalam suasana formal semata, tetapi dengan pendekatan yang cair, membangun silatuhmi.
“Saya memulai datang ke Raja-Raja di sini dan berharap mereka menerima saya juga sebagai anak adat mereka,”pintanya.
Sebab dinilai, situasi Kamtibmas memerlukan seluruh elemen bersama yang solid dan gotong royong.
“Kesan pertama saya tentang Jazirah ini yaitu tanahnya subur, langitnya penuh warna,” ucapnya tersenyum.
Baca juga: Pemkot Ambon Peringati Hardiknas ke-67, Mendikdasmen Tekan 5 Hal ini
Baca juga: Sengketa Lahan Eks Hotel Anggrek, BPN Beberkan Data Kepemilikan Eigendom 243 Bukan Milik Sahurila
Ditempa Pengalaman Panjang
| Prosesi Adat di Negeri Allang Berujung Pencopotan Gelar Raja Oktovianus Patty, Baileo Ditutup |
|
|---|
| DPP Hena Hetu: Ketiadaan TPS di Jazirah Leihitu Tak Sekedar Krisis Lingkungan, Tapi Pelanggaran HAM |
|
|---|
| Raja dan Ketua Saniri Negeri Suli Dilaporkan Kasus Penipuan Penerbitan SKT, Korban Rugi Rp9 Juta |
|
|---|
| 58.558 Warga di Maluku Masih Menganggur pada Februari 2026, Turun 409 Orang Dalam Setahun |
|
|---|
| Kejati Maluku Usut Dugaan Korupsi Pembangunan SMA N 29 SBB Sebesar Rp. 6,7 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Iptu-Yudisman.jpg)