Selasa, 5 Mei 2026

Maluku Terkini

Mengenal Sosok IPTU Yusdiman, Kapolsek Leihitu yang Baru Bertugas 7 Hari 

Namun bagi Yusdiman, jabatan baru bukan sekedar pengganti posisi. Ini adalah awal untuk membangun kepercayaan.

Tayang:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Maula/Maula Pelu
POLSEK LEIHITU - IPTU La Ode Muhammad Yusdiman, selaku Kapolsek Leihitu yang baru dilantik Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Senin (27/4/2026). 

Langkah tenang hari ini tidak datang tiba-tiba. Pengalaman IPTU Yusdiman terbilang panjang dan berlapis. 

Pengalaman karirnya di dunia kepolisian dimulainya sejak 2004, sebagai Bintara di Polda Maluku. 

Hingga hari ini, ia telah merasakan berbagai medan penugasan. 

Tugas pertamanya yang diemban ialah bidang lalu lintas pada Polda Maluku. Kurang lebih di bidang lalu lintas selama 6 tahun 7 bulan. 

Lalu kembali bergeser, dipercayakan bertugas di unit Reskrimsus (Reserse Kriminal Khusus) Polda Maluku. 

“Mulai terbentuknya Reskrimsus itu lalu kami jadi bagian di sana, itu ditahun 2011,” singkatnya. 

Jejak karir yang panjang, pengalaman luar biasa mulai lagi di tahun 2020 saat ia menapaki kakinya di sekolah perwira. 

“Kemudian saya Perwira itu ditahun 2020,” 

Usai dilantik menjadi perwira, ia langsung ditugaskan di Polres Kepulauan Aru. Bahkan, hanya dalam waktu sekitar dua minggu, ia sudah dipercaya menjadi Kapolsek Malrasi. 

“Setelah perwira ditahun 2020, dan ditempatkan di Polres Kepulauan Aru. Alhamdulillah setelah bertugas di Polres Kepulauan Aru kurang lebih dua minggu, langsung diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai Kapolsek Malrasi,” ungkapnya dengan wajah tersenyum. 

Ia pun mengaku bangga, karena di angkatan 49 pendidikan perwira di Indonesia saat itu, dirinya menjadi yang pertama dipercaya menjabat Kapolsek. 

“Itu satu kebanggaan bagi beta (saya), di angkatan 49 beta Kapolsek pertama yang diberikan amanah menjadi Kapolsek,” ungkapnya dengan wajah berseri-seri. 

Pengalaman memimpin di wilayah Malrasi menjadi salah satu yang paling membekas. Dengan kondisi geografis yang serba terbatas, ia harus beradaptasi dengan situasi yang jauh berbeda dari penugasan sebelumnya. 

“Di sana segala macam keterbatasan beta syukuri dan patut berbangga. Di sana beta banyak merenung dengan situasi Beta yang banyak di kota sebelumnya. Di sana untuk menghubungkan desa yang satu dengan desa yang lain itu melalui spit,” sambungnya. 

Kurang lebih setahun ia memimpin Polsek Malrasi. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved