Maluku Hari ini
Diskominfo Maluku Paparkan Progres Lawamena Satu Data dalam Media Briefing
Diskominfo Maluku memaparkan progres “Lawamena Satu Data Maluku” untuk mengatasi fragmentasi data antar OPD.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Diskominfo Maluku memaparkan progres “Lawamena Satu Data Maluku” untuk mengatasi fragmentasi data antar OPD.
- Sistem ini akan mengintegrasikan data daerah dan pusat serta dilengkapi dashboard untuk pengambilan keputusan berbasis data secara real time.
- Program didukung SKALA dan direncanakan diluncurkan Mei 2026 guna meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan di wilayah kepulauan.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku memaparkan progres pengembangan ‘Lawamena Satu Data Maluku’ dalam kegiatan media briefing yang digelar di lantai 1 Hotel Zest Ambon pada Selasa (28/4/2026).
Kepala Diskominfo Maluku, Titus F. L. Ranwarin, menjelaskan bahwa inisiatif Lawamena Satu Data lahir dari kebutuhan untuk mengatasi fragmentasi data yang selama ini tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Kondisi ini menurutnya, kerap menjadi kendala dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat oleh pimpinan daerah.
“Lawamena Satu Data ini hadir untuk menjawab persoalan fragmentasi data yang selama ini terjadi. Ke depan, seluruh data sektoral yang tersebar di OPD akan kita integrasikan dalam satu portal yang terstandar,” ujar Titus.
Baca juga: Hujan Deras Guyur Kota Ambon, Banjir Hingga Macet Panjang di Lampu Merah Depan Polsek Sirimau
Baca juga: Hujan Deras Sejak Sore, Jalan Sam Ratulangi Ambon Terendam Banjir, Motor Banyak Mogok
Ia menambahkan, portal tersebut tidak hanya menghimpun data daerah, tetapi juga akan terintegrasi dengan data pemerintah pusat melalui prinsip interoperabilitas.
Dengan demikian, data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan dapat saling terhubung dan melengkapi.
“Portal Satu Data ini nantinya akan dilengkapi dengan executive dashboard yang dapat diakses langsung oleh pimpinan daerah. Jadi, pengambilan keputusan tidak lagi bergantung pada permintaan data manual, tetapi sudah berbasis data yang tersedia secara real time dan akurat,” jelasnya.
Lebih lanjut bahwa pembangunan portal secara teknis didukung oleh Program SKALA dengan tetap mengacu pada standar data dan metadata nasional. Hal ini dinilai penting untuk memastikan kualitas dan keseragaman data dalam sistem.
“Kami di Kominfo berperan memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem, sementara proses integrasi data dilakukan dengan mekanisme teknis yang ketat agar data yang masuk benar-benar sesuai standar,” tambahnya.
Lawamena Satu Data Maluku direncanakan akan di lonceng pada Mei 2026.
Dengan harapan, keberadaan Lawamena Satu Data Maluku membuat proses perencanaan pembangunan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran, khususnya dalam menjawab tantangan wilayah kepulauan.
“Harapannya, dengan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pimpinan daerah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data yang valid,” tutup Titus.
Untuk diketahui, kegiatan bertajuk pemanfaatan ‘SEPAKAT’ sebagai alat bantu analisis dalam perencanaan pembangunan wilayah kepulauan dihadiri Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan dan Ketenagakerjaan - Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Adriaan Lailossa, Implementation Director Program SKALA Ted Weohau, serta Direktur Kemandirian Sosial Ekonomi, Dinar Dana Kharisma dan perwakilan Program SKALA Pusat serta melibatkan insan pers di Ambon. (*)
| Sidang Korupsi Berujung Diskusi, Petrus Fatlolon Jadi Narasumber Bagi Mahasiswa |
|
|---|
| Korupsi Dana Hibah Gereja di KKT Rp1 Miliar, Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Desak Usut Tuntas Sianida Ilegal, Ini 5 Tuntutan Tegas Konsorsium Masyarakat ke DPRD Maluku |
|
|---|
| Aksi Ketiga Konsorsium Masyarakat, DPRD Maluku Diminta Bongkar Tuntas Dugaan Sianida Ilegal |
|
|---|
| Irwasda Polda Maluku Turun Tangan, Seleksi Bintara Polri 2026 Dijamin Bersih dan Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Sepakat-maluku.jpg)