Selasa, 14 April 2026

Maluku Hari ini

Gubernur Maluku Buka Ujian Sekolah di SMA Negeri 2 Ambon, Tekankan Integritas dan Kualitas

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, membuka Ujian Sekolah SMA di SMA Negeri 2 Ambon sebagai tanda dimulainya ujian siswa kelas XII.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa/Humas Pemprov
PEMBUKAAN UJIAN- Potret Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat membuka kegiatan ujian sekolah di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, membuka Ujian Sekolah SMA di SMA Negeri 2 Ambon sebagai tanda dimulainya ujian siswa kelas XII.
  • Ujian dinilai sebagai penentu kelulusan sekaligus pintu menuju perguruan tinggi dan dunia kerja.
  • Gubernur menekankan pentingnya kejujuran, integritas, dan profesionalitas demi peningkatan kualitas pendidikan.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, resmi membuka sampul Ujian Sekolah tingkat SMA/sederajat di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (13/4/2026). 

Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya ujian bagi siswa kelas XII sekaligus momentum setelah perjuangan mereka di bangku pendidikan. 

Dalam arahanya, Gubernur Maluku, Hnedrik Lewerssa menegaskan pelaksanaan ujian sekolah bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi metode untuk menentukan masa depan siswa. 

Baca juga: Lima Hari Hilang, Nelayan Haria Ditemukan Meninggal di Perairan Waihoka Hulaliu

Baca juga: Sidang Bripda MS Dipindahkan ke Ambon, Keluarga Korban Keberatan 

Tolak ukur dari ujian ini nantinya menjadi pintu masuk siswa menuju jenjang pendidikan tinggi dan dunia kerja. 

Dalam pelaksanannya sekolah juga dituntut untuk memastikan standar kompetensi lulus siswa dengan benar. 

“Ujian sekolah adalah instrumen utama dalam menentukan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Ini merupakan bentuk akuntabilitas publik sekolah dalam memastikan peserta didik telah memenuhi standar kompetensi lulusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil ujian sekolah juga menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam memetakan kualitas pendidikan di Maluku. 

Orang nomor satu Maluku itu, berkomitmen mendorong pemerataan mutu pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.

Lebih lanjut, Lewerissa menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan ujian. Menurutnya, nilai tinggi tidak akan bermakna tanpa integritas.

“Pemimpin Maluku di masa depan adalah mereka yang memiliki karakter kuat dan integritas tinggi. Karena itu, jagalah kejujuran dalam setiap proses,” tegasnya.

Selain sebagai penentu kelulusan, nilai ujian sekolah juga memiliki peran strategis sebagai syarat administrasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur SNBP, SNBT, maupun mandiri. 

Sehingga peningkatan kualitas pendidikan dapat menjadi tolak ukur kemampuan literasi dan numerasi siswa kedepannya. 

Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan capaian Program for International Student Assessment (PISA) serta evaluasi rapor pendidikan daerah.

Gubernur berharap para guru dan pengawas dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved