Rabu, 3 Juni 2026

Maluku Hari ini

Lima Hari Hilang, Nelayan Haria Ditemukan Meninggal di Perairan Waihoka Hulaliu

Nelayan asal Negeri Haria, Roy Souhoka (41), ditemukan meninggal setelah lima hari pencarian di perairan Saparua.

Tayang:
Istimewa/Basarnas Ambon
NELAYAN HARIA-Jenazah nelayan asal Negeri Haria, Roy Souhoka (41), dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan setelah ditemukan mengapung di perairan Waihoka, Kecamatan Pulau Haruku, Senin (13/4/2026), usai lima hari pencarian. 
Ringkasan Berita:
  • Nelayan asal Negeri Haria, Roy Souhoka (41), ditemukan meninggal setelah lima hari pencarian di perairan Saparua.
  • Korban ditemukan mengapung di Perairan Waihoka dan langsung dievakuasi ke kampung halamannya.
  • Operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan, diduga hilang saat melaut akibat cuaca buruk.

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Setelah lima hari pencarian di perairan Saparua, nelayan asal Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Roy Souhoka (41), ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan mengapung di Perairan Waihoka, Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 09.51 WIT.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian dengan posisi tubuh terbalik di laut.

Baca juga: Sidang Bripda MS Dipindahkan ke Ambon, Keluarga Korban Keberatan 

Baca juga: Bupati Malteng Hadiri Panen 3 Hektar Jagung Hibrida Produksi BUMNEG Tehoru

Komandan Tim Operasi SAR Saparua, Ahmad F. Bintongke, menjelaskan korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat pada jarak sekitar 2,4 mil laut dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Negeri Haria dan tiba sekitar pukul 10.15 WIT untuk diserahkan kepada keluarga.

‎"Dengan ditemukan korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Unsur yang terlibat  dikembalikan ke satuan-nya dengan ucapan terima kasih," ujar Komandan Tim Ops SAR Saparua, Ahmad F. Bintongke.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Ambon, Polsek Saparua, TNI, pemerintah kecamatan, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, Roy dilaporkan hilang saat melaut sejak Rabu (8/4/2026) malam.

Rekannya, Pieter Selanno (49), yang berada tidak jauh dari lokasi, menyebut korban sempat memancing bersama sebelum cuaca memburuk akibat angin barat daya.

Keesokan paginya, Pieter melihat perahu milik korban bergerak tanpa awak. Ia kemudian mengamankan perahu tersebut ke pesisir, sementara keberadaan korban tidak diketahui hingga akhirnya dilaporkan hilang dan dilakukan pencarian.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved