Malra Hari Ini
Tolak Aksi Anarkis, Organisasi Lintas Iman di Maluku Tenggara Serukan Perdamaian
Hal berbeda dan menyejukkan justru datang dari Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) di Provinsi Maluku.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Diantara gelombang demonstrasi yang memicu aksi anarkisme dan penjarahan di sejumlah Kota besar, imbas dari ketidakpuasan masyarakat atas kinerja dari Lembaga Legislatif.
Hal berbeda dan menyejukkan justru datang dari Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) di Provinsi Maluku.
Ogah untuk menggelar aksi yang disertai vandalisme, sejumlah organisasi lintas iman menggelar doa bersama di Landmark Kota Langgur, Senin (1/9/2025) pukul 17:23 WIT.
Pantauan TribunAmbon.com, aksi yang elegan tersebut mendapat perhatian masyarakat yang melintasi ruas jalan Jenderal Sudirman.
Baca juga: HMI Seram Bagian Timur Demo di Kantor DPRD, Ini Tuntutan Aksi
Baca juga: Ricuh Demo di Gedung DPRD Maluku Berhasil Diredam Berkat Kolaborasi Semua Pihak
Kebanyakan, penasaran dengan apa yang dilakukan sejumlah pemuda dan pemudi, dengan menggunakan baju khas keterwakilan dari lima organisasi lintas agama yakni GP Ansor, Pemuda Katolik, GAMKI,
BKPRMI juga Pemuda Muhammadiyah Malra.
Sementara aparat kepolisian dari Polres Malra, menertibkan arus lalu lintas dan jalannya aksi damai tersebut.
Dalam pernyataan yang ditandatangani lima ketua umum organisasi pemuda lintas agama, dan dibacakan Hidayat Reliubun, Ketua Pemuda Muhammadiyah Malra, mereka menyampaikan simpati kepada seluruh korban.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang amat dalam, atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka akibat insiden yang terjadi di beberapa daerah. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan penghiburan dan mendapat tempat yang layak," ungkapnya.
Imbauan juga, lanjutnya ditujukan kepada elemen pemuda lintas iman yang ada di Malra untuk terus memperkuat persatuan, toleransi dan solidaritas yang menjadi kekuatan dalam menjaga moderasi antar umat beragama.
"Kami juga mengingatkan kembali nilai-nilai luhur Hukum Adat Larvul Ngabal, yang selalu menjadi pedoman hidup masyarakat kei, untuk saling menyayangi, melindungi dan menjaga satu dengan lain sesuai dengan falsafah Fangnan Ain Ni Ain," ujarnya.
Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Malra dan elemen pemuda untuk tidak terprovokasi dengan segala penggiringan isu yang dapat memecahbelah
hubungan persaudaraan antar satu dengan yang lain.
"Kami menginstruksikan kepada seluruh kader yang ada di kecamatan, ohoi dan wilayah untuk pro aktif membantu pihak TNI dan Polri dan masyarakat, membangun ruang dialog dengan tokoh masyarakat, agama, serta menjaga fasilitas umum di wilayah setempat," pungkasnya.
Aksi damai Organisasi Lintas Iman diakhiri dengan membagi selebaran kepada para pengunan jalan. (*)
| Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Utama Polres Malra Dilantik |
|
|---|
| Pemuda di Malra Tewas Usai Dianiaya, 3 Terduga Pelaku Langsung Diamankan |
|
|---|
| Cegah Gangguan Kamtibmas, 11,3 Liter Sopi Disita Satresnarkoba Polres Maluku Tenggara |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Pasar Langgur Makin Tinggi, Tembus Rp 200 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Stok Melimpah, Harga Ikan Segar di Pasar Langgur Malra Stabil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Malra-demo.jpg)