Rabu, 15 April 2026

Tual Hari Ini

Bentrok Pemuda di Fiditan Tual, Kapolres Whansi Terkena Panah

Peristiwa ini terjadi saat aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk menghentikan pertikaian yang sempat memanas antara dua kelompok pemuda.

|
Humas Polda Maluku
POLISI TERLUKA - Kapolres Tual, AKBP. Whansi Des Asmoro terkena panah saat bubarkan bentrok pemuda di Fiditan, Kota Tual, Maluku, Selasa (24/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Insiden bentrok antar kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Selasa sore (24/2/2026), berujung pada luka yang dialami Kapolres Tual dan seorang warga.
  • Peristiwa ini terjadi saat aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk menghentikan pertikaian yang sempat memanas antara dua kelompok pemuda.
  • Kapolres Tual terkena anak panah yang mengenai lutut kaki kirinya saat sedang berupaya melerai dan seorang warga mengalami luka di bagian kaki akibat bentrokan tersebut.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Insiden bentrok antar kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Selasa sore (24/2/2026), berujung pada luka yang dialami Kapolres Tual dan seorang warga. 

Peristiwa ini terjadi saat aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk menghentikan pertikaian yang sempat memanas antara dua kelompok pemuda.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, peristiwa bermula dari ketegangan antara kelompok pemuda Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Fiditan Kampung Baru.

Situasi yang awalnya berupa adu mulut berkembang menjadi bentrok terbuka. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang, memicu kepanikan warga sekitar dan berpotensi meluas ke wilayah lain.

Menyikapi laporan tersebut, jajaran Polres Tual segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, aparat kepolisian mengedepankan langkah persuasif. 

Aparat memberikan imbauan kepada kedua kelompok untuk menghentikan aksi kekerasan dan membubarkan diri secara tertib.

Kapolres Tual, Whansi Des Asmoro, turun langsung memimpin pengamanan. 

Ia berada di garis depan, berupaya menenangkan massa dan mencegah bentrokan meluas.

Pendekatan humanis dilakukan dengan mengutamakan dialog dan peringatan agar tidak ada korban lebih banyak.

Baca juga: 793 Laporan Aduan di Ombudsman, Terbanyak Berasal dari Pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi 

Baca juga: Jalan Lingkar Pulau Wokam Rp. 36,7 M di Aru, Bupati Aktif Akan Dimintai Keterangan Jika Terbukti

Kapolres Terkena Anak Panah

Namun di tengah situasi yang masih memanas, insiden tak terhindarkan. 

Kapolres Tual terkena anak panah yang mengenai lutut kaki kirinya saat sedang berupaya melerai.

Selain Kapolres, seorang warga Fiditan Kampung Baru berusia 19 tahun juga mengalami luka di bagian kaki akibat bentrokan tersebut.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved