Selasa, 14 April 2026

Siswa Keracunan MBG

Puluhan Siswa Keracunan Makanan Bergizi Gratis, SPPG dan DPRD Tual Kompak Bungkam 

Awalnya siswa mengeluhkan mual, pusing hingga muntah dan sakit kepala. Sehingga mendapatkan penanganan intensif dari pihak RSUD Marren.

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Megarivera Renyaan
KERACUNAN MBG : Belasan Siswa SDN 19 Kota Tual Diduga Keracunan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (18/9/2025) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Memasuki hari ke dua belas dari launching perdana distribusi makanan bergizi gratis (MBG), oleh Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) yang dikelola Yayasan Garuda Maryadat Indonesia (Garda) terkonfirmasi belasan siswa mengalami keracunan.

Pada, Kamis (18/9/2024), tercatat 17 siswa SDN 19 Kota Tual sontak dilarikan ke RSUD Marren setelah menyantap menu MBG yang diantar ke sekolah sekira pukul 10:00 WIT.

Awalnya siswa mengeluhkan mual, pusing hingga muntah dan sakit kepala. Sehingga mendapatkan penanganan intensif dari pihak RSUD Marren.

Atta Hurulean salah satu orang tua siswa, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com di RSUD Marren mengatakan, keluhan berawal dari sakit perut setelah siswa menyantap MBG.

"Keluhannya berawal dari puding yang disajikan oleh oleh petugas SPPG," ungkapnya.

Menurutnya, awalnya sakit perut yang dikeluhkan kemudian mual dan pusing.

Baca juga: Belasan Siswa Keracunan MBG di Tual, Rumra Pastikan Segera Evaluasi Menyeluruh 

Baca juga: Minim Pegawai, Proses Pemberkasan PPPK di Kabupaten Buru Dikeluhkan Peserta

"Beruntung dari pihak sekolah, segera melarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Marren untuk mendapatkan penanganan medis," cetusnya.

Mirisnya salah satu petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat hendak dikonfirmasi di IGD RSUD Marren menolak memberikan keterangan.

"Maaf ke pemilik Yayasan saja," ungkapnya sambil berlalu.

Serupa, pimpinan DPRD Tual pun menolak dikonfirmasi dengan alasan sementara mengejar agenda rapat.

"Maaf ini nanti saya hubungi via telepon ya," ujar Wakil Ketua DPRD Tual Iqbal Matdoan.

Diketahui, Yayasan Garuda Maryadat Indonesia melayani kurang lebih 2.525 penerima manfaat rerata dari siswa sekolah.

Launching perdana pada Senin 8 September 2025 bertempat di SMAN 1 Tual.

Sementara Kepala SDN 19 Kota Tual sementara tidak berada di tempat saat kejadian luar biasa berupa keracunan menu MBG. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved