SBT Hari Ini
Bupati SBT Tegaskan Usulan Musrenbang Harus Prioritas dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Bupati Fachri Husni Alkatiri menegaskan usulan Musrenbang harus prioritas dan berdampak nyata.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Bupati Fachri Husni Alkatiri menegaskan usulan Musrenbang harus prioritas dan berdampak nyata.
- Fokus pembangunan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, infrastruktur, serta pengentasan kemiskinan.
- Perencanaan diminta berbasis data, terukur, dan melibatkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, menegaskan setiap usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus benar-benar prioritas serta berdampak bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kecamatan Bula, di Surya Hotel, Senin (6/4/2026).
Dalam arahannya, Fachri menekankan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan bagian penting dari tahapan pembangunan jangka menengah.
Baca juga: DPRD Dorong Pembangunan Feri Teluk Dalam di Malteng Lewat Dana APBN
Baca juga: Buka Isolasi Wilayah di Serut, Pemkab Malteng Rencanakan Pembangunan Pelabuhan Feri Teluk Dalam
Dirinya menegaskan agar penyusunan RKPD harus dirancang secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
“Perencanaan pembangunan harus berbasis pada data yang akurat, kebutuhan masyarakat, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Pasalnya, dirinya mengakui Kecamatan Bula sebagai ibu kota Kabupaten SBT memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan infrastruktur dasar.
Untuk itu, ia meminta agar seluruh usulan dalam Musrenbang difokuskan pada sektor-sektor prioritas.
Diantaranya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan dan UMKM, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar, serta penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih juga menjadi perhatian dalam arah pembangunan ke depan.
Fachri juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif berdiskusi secara konstruktif dan menyampaikan gagasan secara terbuka.
“Kita harus memastikan bahwa setiap usulan benar-benar prioritas dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara seluruh elemen.
“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi ini sangat menentukan kemajuan Kabupaten SBT yang kita cintai,” tandasnya.(*)
| Buka Tes Akademik SMP 2026, Pemkab SBT Tekan Generasi Unggul dan Berdaya Saing |
|
|---|
| Jalan Lingkar Jadi Sorotan, Warga Kesuy Watubela Tagih Janji Politik Bupati SBT |
|
|---|
| Cabai Kecil di Pasar Bula Tembus Rp.120 Ribu per Kilogram, Pedagang Mengeluh Untung Tipis |
|
|---|
| Singgung Polemik di Ruang Publik, Bupati Fachri: Lebih Selektif Sikapi Informasi |
|
|---|
| 2 Kali Mengadu, Pedagang Pasar Gumumae Kecewa Tuntutan Tak Direalisasi DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Musrenbang-SBT.jpg)