Rabu, 15 April 2026

SBT Hari Ini

2 Kali Mengadu, Pedagang Pasar Gumumae Kecewa Tuntutan Tak Direalisasi DPRD

Mama Lan, salah satu pedagang, mengatakan bahwa DPRD sebelumnya telah menyatakan setuju dengan tuntutan pedagang.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
DPRD SBT - Kantor DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Kota Bula, Kamis (2/4/2026). Pedagang Pasar Rakyat Gumumae mengaku kecewa karena tuntutan mereka yang telah dua kali disampaikan belum juga direalisasikan. 
Ringkasan Berita:
  • Pedagang di Pasar Rakyat Gumumae, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengaku kecewa terhadap DPRD yang dinilai belum merealisasikan tuntutan mereka.
  • Kekecewaan ini muncul setelah pedagang dua kali mendatangi Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi pasar yang semakin sepi.
  • Namun hingga kini, belum ada langkah nyata yang dirasakan oleh para pedagang di lapangan.
  • Lan, salah satu pedagang, mengatakan bahwa DPRD sebelumnya telah menyatakan setuju dengan tuntutan pedagang.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pedagang di Pasar Rakyat Gumumae, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengaku kecewa terhadap DPRD yang dinilai belum merealisasikan tuntutan mereka.

Kekecewaan ini muncul setelah pedagang dua kali mendatangi Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi pasar yang semakin sepi.

Namun hingga kini, belum ada langkah nyata yang dirasakan oleh para pedagang di lapangan.

Mama Lan, salah satu pedagang, mengatakan bahwa DPRD sebelumnya telah menyatakan setuju dengan tuntutan pedagang.

“Katong sudah dua kali datang sampaikan tuntutan di Kantor DPRD,” ujarnya kepada TribunAmbon.com, Kamis (2/4/2026).

Ia menuturkan, dalam pertemuan tersebut, DPRD menyatakan dukungan terhadap permintaan pedagang untuk memperbaiki kondisi pasar.

“DPRD sudah setuju dengan pedagang punya permintaan, tapi seng dilaksanakan,” katanya.

Baca juga: Wagub Maluku Sentil Retribusi Seret, Dorong Digitalisasi Jadi Senjata Genjot PAD 2026

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Terduga Narkoba di Batu Merah, Ada Bandar Pecatan Anggota Polri?

Menurut Mama Lan, sikap tersebut membuat pedagang merasa aspirasi mereka tidak ditindaklanjuti secara serius.

“Kalau setuju itu harus dilaksanakan, tapi ini abis itu diam saja,” tegasnya.

Ia juga menilai, perhatian terhadap kondisi pasar masih sangat minim dari pihak terkait.

Padahal, persoalan utama yang dihadapi pedagang sudah jelas, yakni maraknya pedagang di luar pasar serta fasilitas yang belum memadai.

“Katong punya permintaan itu harus tertibkan pedagang di jalan-jalan, dan perbaiki fasilitas yang ada ini,” ungkapnya.

Ia berharap DPRD bersama pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar aktivitas pasar kembali normal.

"Katong minta ada komitmen nyata dari pemangku kebijakan untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang sudah katong sampaikan, jangan cuma didengar tapi tidak ada realisasi," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved