Mudik 2026
Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Bula Siapkan Posko dan Program Mudik Gratis
Penyediaan posko tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Kepala UPP Kelas III Bula, Jonly Arnold Pentury memastikan kesiapan hadapi mudik 2026.
- 8 armada kapal pun telah disiagakan untuk mendukung kelancaran mudik.
- selain itu, fasilitas Pelabuhan Bula juga telah tersedia berbagai sarana yang dapat menunjang aktivitas pelayanan penumpang dan barang.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pelabuhan Laut Bula di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akan membuka Posko Angkutan Lebaran guna mendukung kelancaran arus mudik lebaran, Jumat (13/3/2026).
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bula, Jonly Arnold Pentury menyebut, penyediaan posko itu merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan.
Nantinya, posko tersebut akan beroperasi hingga akhir bulan Maret untuk memantau aktivitas angkutan laut selama masa mudik.
“Posko Lebaran di Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret 2026 sampai 30 Maret,” ujarnya.
Selain pembukaan posko, pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis bagi masyarakat melalui kerjasama berbagai pihak.
“Pelaksanaan mudik gratis juga dari pemerintah, Kementerian, PT Dharma Indah sendiri melalui pemerintah daerah berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan mudik gratis,” jelasnya.
Baca juga: Maraknya Kasus Tanah di Ambon, Robby Sapulette Ingatkan Warga Hati-hati dalam Transaksi Jual-Beli
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku Jamin Ketersediaan Energi Jelang Hari Raya Idulfitri
Program tersebut rencananya akan menggunakan kapal yang singgah di Pelabuhan Bula.
“Kegiatan mudik gratis itu dilaksanakan di satu unit kapal yang menyinggahi Pelabuhan Bula,” katanya.
Selain itu, pihak pelabuhan juga telah memetakan rute pelayaran yang biasanya ramai selama musim mudik, yakni untuk wilayah Geser dan Gorom.
Meski demikian, ia memastikan kapal tetap melayani rute tersebut secara rutin setiap minggu.
“Kapal tiap minggunya masih ada unit kapal yang ke arah kecamatan Geser dan Gorom sesuai jadwal yang terupdate,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya telah memastikan pelayanan kapal tetap tersedia hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri.
“Diperkirakan sebelum H-3 sampai H-1 masih ada kapal yang melayani rute tersebut,” lanjutnya.
Jonly juga menyebutkan bahwa selama beberapa tahun terakhir tidak pernah terjadi penumpukan penumpang yang berlebihan di Pelabuhan Bula.
“Selama beberapa tahun terakhir tidak ada penumpukan atau kepadatan yang berlebihan di pelabuhan,” katanya.
Menurutnya, kepadatan yang terlihat biasanya disebabkan oleh aktivitas pengantar atau masyarakat yang mengirim barang ke wilayah kecamatan.
“Biasanya yang membuat terlihat padat itu pengantar atau orang yang mengirim barang ke kecamatan,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pelabuhan-Bula-kid.jpg)