Kamis, 14 Mei 2026

SBT Hari Ini

Penelitian IPB Ungkap Potensi Besar Sagu Pada 7 Kecamatan di SBT

Tim akademisi Institut Pertanian Bogor menemukan potensi besar komoditas sagu di tujuh kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
PEMKAB SBT - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sofyan Waraiya, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) laporan akhir potensi dan kekerabatan sagu hasil penelitian tim akademisi IPB, di Pujasera Pantai Wailola, Kota Bula, Senin (2/3/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Tim akademisi Institut Pertanian Bogor menemukan potensi besar komoditas sagu di tujuh kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur.
  • Penelitian selama tiga bulan itu mengkaji luasan, produksi, persoalan petani, serta merumuskan strategi pengembangan sagu berkelanjutan.
  • Hasil FGD diharapkan menjadi dasar kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Penelitian tim akademisi Institut Pertanian Bogor mengungkap potensi besar komoditas sagu di tujuh kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yakni Teluk Waru, Bula Barat, Tutuk Tolu, Kiandarat, Siritaun Wida Timur, Werinnama, dan Siwalalat.

Temuan tersebut dipaparkan dalam Focus Group Discussion (FGD) laporan akhir potensi dan kekerabatan sagu yang digelar Dinas Pertanian SBT di Pujasera Pantai Wailola, Bula, Senin (2/3/2026) malam.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 3 Maret 2026: Hampir Semua Wilayah di Maluku Berawan

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Jakarta - Sorong: 6 dan 9 Maret 2026, Tarif KM Gunung Dempo Rp 1.028.000

Kepala Dinas Pertanian SBT, Sofyan Waraiya, menjelaskan penelitian yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan itu bertujuan mengidentifikasi luasan dan sebaran tanaman sagu di wilayah SBT.

“Penelitian ini tidak hanya mengkaji tingkat produksi tanaman sagu, tetapi juga mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi petani dan pelaku usaha, sekaligus merumuskan rekomendasi strategi pengembangan komoditas sagu secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sagu merupakan identitas sekaligus anugerah bagi masyarakat Maluku, khususnya di Pulau Seram.

“Sagu adalah makanan pokok orang Maluku yang merupakan anugerah dari Allah SWT dan tidak terdapat di semua daerah di Indonesia. Khususnya di Maluku, sagu banyak tumbuh di Pulau Seram,” ujarnya.

Menurutnya, sekitar 97 persen total luas lahan sagu di Maluku berada di wilayah Seram, termasuk di Kabupaten SBT. Karena itu, jika potensi tersebut dikelola secara maksimal, SBT dinilai mampu meningkatkan pendapatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan serta pemanfaatan sagu.

Sofyan berharap hasil FGD ini dapat menjadi dasar perumusan kebijakan dan program pengembangan sagu di Kabupaten SBT guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)
 


 
 
 

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved