Jumat, 15 Mei 2026

SBT Hari Ini

Jalan Utama Kota Bula Rusak Parah, Warga Desak Pemkab SBT Segera Bertindak

Jalan utama di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, rusak parah dan dipenuhi lubang serta genangan air tanpa penanganan serius.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
JALAN RUSAK - Kondisi Jalan Utama Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Senin (23/2/2026), tampak dipenuhi lubang dan genangan air berlumpur. Kerusakan di ruas jalan penghubung antarwilayah ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara dan belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan utama di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, rusak parah dan dipenuhi lubang serta genangan air tanpa penanganan serius.
  • Kerusakan yang telah lama terjadi ini membahayakan keselamatan pengendara dan mengganggu aktivitas menuju pusat perkantoran, pendidikan, dan ekonomi.
  • Warga mendesak Pemkab SBT melakukan perbaikan menyeluruh serta memperbaiki sistem drainase agar kerusakan tidak terus berulang.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Wajah Kota Bula sebagai ibu kota Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tercoreng oleh kondisi rusak yang tak kunjung diperbaiki, Senin (23/2/2026).

Kerusakan tersebut berada tak jauh dari Bengkel Lakudo, dan menjadu jalan utama sekaligus  penghubung antar ibu kota provinsi hingga  kecamatan. 

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, badan jalan dipenuhi lubang menganga dan kubangan air berlumpur.

Baca juga: Sempat Dikejar Warga, Pengendara Diamankan Polisi: Kapolres SBT Imbau Warga Tahan Emosi

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Pusat Kota Bula, Korban Meninggal 14 Menit Setelah Dirawat

Di sejumlah titik, aspal nyaris tak terlihat, berganti batu lepas dan tanah yang tergerus. 

Setiap kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju, bahkan harus zig-zag menghindari lubang yang tertutup genangan.

Ironisnya, kerusakan ini menjadu jalur vital menuju perkantoran, sekolah, rumah ibadah, hingga pusat ekonomi. 

Namun hingga kini, belum terlihat tanda-tanda perbaikan serius dari Pemerintah Kabupaten SBT.

“Ini bukan baru rusak kemarin. Sudah lama begini dan makin parah. Setiap tahun dikeluhkan, tapi tidak ada tindakan nyata,” ujar Bapak Amin (32) salah satu warga setempat.  

Warga menilai pemerintah daerah seolah tutup mata terhadap persoalan infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan publik. 

Tambal sulam yang pernah dilakukan disebut tidak bertahan lama, bahkan di beberapa titik sudah kembali rusak sebelum genap setahun.

Kondisi drainase yang buruk memperparah keadaan. Air hujan menggenang berhari-hari di atas badan jalan, mempercepat kerusakan dan mengubah lubang menjadi perangkap bagi pengendara. 

Bahkan, warga kerap menyaksikan pengendara motor hampir terjatuh karena roda terperosok ke dalam lubang yang tak terlihat.

“Kalau malam hari lebih berbahaya. Penerangan minim, lubang tertutup air. Tinggal tunggu korban saja,” katanya. 

Warga mendesak Pemkab SBT tidak lagi menunda penanganan dan berhenti mengandalkan solusi sementara. 

Mereka meminta perbaikan menyeluruh disertai evaluasi sistem drainase agar kerusakan tidak terus berulang.(*)

 

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved